Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ma'ruf Amin: Saya Disebut Kiai 'Jarum Super'

Ma'ruf Amin: Saya Disebut Kiai 'Jarum Super' Kredit Foto: Antara/Raisan Al Farisi
Warta Ekonomi, Cirebon -

Cawapres Ma'ruf Amin menyangkal maju sebagai cawapres merupakan keinginan pribadinya. Ia mengaku lebih nyaman menjadi Rais Aam PBNU dan Ketua MUI.

Kegiatannya sebagai cawapres mengharuskan Ma'ruf untuk terus pergi ke sejumlah daerah dan bertemu masyarakat. Bahkan kemudian ia berkelakar seperti sopir taksi yang sedang mengejar setoran.

"Kalau sekarang jadi cawapres kayak sopir taksi ngejar setoran, muter. Sampai saya disebut kiai 'jarum super'. Jarang di rumah, suka pergi, muter terus," ujarnya di Cirebon, Senin (25/2/2019).

Baca Juga: Ada Pembisik Jokowi untuk Serang Prabowo

Ia menambahkan, tidak ada tekanan dari PBNU agar ia bersedia maju sebagai cawapres. Tawaran itu datang langsung dari Jokowi kepadanya.

"PBNU tidak meminta, apalagi mengancam. Pak Jokowi minta cawapres (kepada saya). Kalau ada yang cerita bahwa PBNU mengancam, enggak ada itu," katanya.

Baca Juga: "Jangan Sensitif, Seolah-olah Hanya Untuk Prabowo"

Meski demikian, ia mengakui NU menawarkan kepada Jokowi agar memilih cawapres dari NU. NU menjamin akan memberikan dukungan penuh kepada Jokowi jika kader NU yang dipilih sebagai cawapres.

"Orangnya boleh pilih Ketum PBNU Kiai Said, boleh kader NU Ketum PKB Pak Muhaimin, kader NU Ketum PPP Pak Romahurmuzy," imbuhnya.

Baca Juga: Waduh! Jokowi Janji 3 Kartu 'Sakti' Baru, Menkeu Bilang Anggarannya Sudah Ada

"Kader NU yang profesional, Pak Mahfud (MD) boleh juga, yang Rais Aam Kiai Ma'ruf Amin, eh tahu-tahu saya terakhir kok malah dipilih," lanjutnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Irfan Mualim
Editor: Irfan Mualim

Advertisement

Bagikan Artikel: