Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

REAL Catat Net Buy Asing Rp51 Miliar di Tengah Aksi Sell Off Pasar

REAL Catat Net Buy Asing Rp51 Miliar di Tengah Aksi Sell Off Pasar Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah aksi jual (sell-off) masif investor asing di pasar saham Indonesia, saham PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) justru mencatatkan net buy asing signifikan sebesar 51 juta lembar pada Selasa (28/1/2026). Aksi beli ini kontras dengan tren tekanan jual asing secara keseluruhan di pasar reguler.

Minat asing terhadap REAL didorong oleh sentimen spesifik, terutama rencana perseroan mengembangkan bisnis ke sektor properti digital, khususnya pusat data (data center). Pengembangan ini sejalan dengan gelombang investasi asing skala besar di sektor data center Indonesia.

Sentimen tersebut sejalan dengan semakin agresifnya investasi asing di sektor data center Tanah Air. Sejumlah investor global tercatat tengah mengucurkan dana jumbo untuk membangun pusat data di Indonesia. Salah satunya adalah Digital Edge, perusahaan data center asal Singapura, yang berencana menggelontorkan investasi hingga US$4,5 miliar untuk membangun kampus data center berskala besar di kawasan Bekasi.

Masifnya investasi asing tersebut menegaskan Indonesia sebagai salah satu tujuan utama investasi data center di Asia Tenggara, didorong oleh pertumbuhan ekonomi digital, cloud computing, hingga meningkatnya kebutuhan komputasi dan penyimpanan data berkapasitas besar. Bagi emiten properti, data center dinilai sebagai aset dengan karakter pendapatan berulang (recurring income) dan stabilitas arus kas yang lebih baik dibandingkan properti konvensional.

Dari sisi pasar, Analis MNC Sekuritas, Rudy Setiawan, menilai saham REAL saat ini berada pada level yang menarik baik secara valuasi maupun sentimen. Menurutnya, PBV REAL berada di kisaran 1,2x, yang mencerminkan valuasi relatif murah, sementara pergerakan harga saham telah berada di area oversold setelah mengalami tekanan koreksi.

Baca Juga: IHSG Kena Trading Halt! Saham Konglo dan Bank Jumbo Berguguran

“Selain faktor teknikal yang sudah oversold, saat ini REAL juga sedang mengembangkan bisnis ke sektor properti digital melalui data center, yang menjadi salah satu tema investasi yang tengah diminati investor asing. Kombinasi valuasi yang relatif murah dan sentimen pengembangan bisnis ini membuka peluang technical rebound,” ujar Rudy.

Meski demikian, pelaku pasar tetap diimbau mencermati realisasi konkret dari pengembangan bisnis data center REAL ke depan, termasuk kejelasan model bisnis, kebutuhan belanja modal (capex), skema pendanaan, serta dampaknya terhadap kinerja keuangan perseroan.

Dengan kombinasi masuknya aliran dana asing, valuasi yang masih atraktif, serta kuatnya sentimen investasi data center yang tengah digencarkan investor global, saham REAL berpotensi tetap menjadi sorotan pelaku pasar di tengah tekanan dan volatilitas bursa saham domestik.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: