Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Banyak yang Kucing-kucingan, Pemkab Akui Susah Bendung Orang untuk Mudik, atau Pulang Kampung?

Banyak yang Kucing-kucingan, Pemkab Akui Susah Bendung Orang untuk Mudik, atau Pulang Kampung? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengakui sulit membendung kedatangan pemudik yang datang dari berbagai daerah zona merah seperti Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Bekasi, DKI Jakarta dan lain-lain.

"Mudik merupakan hak dan kami tidak bisa menolak mereka yang pulang, namun demikian kami akan mengedukasi warga yang tinggal di zona merah atau tidak mudik dahulu pada Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, di Sukabumi, Sabtu.

Baca Juga: Positif Corona, Innalillahi.. 3 Anak Buah Sri Mulyani Meninggal

Mereka juga mendukung kebijakan Presiden Jokowi melarang warga untuk mudik alias pulang kampung. Tentunya larangan itu harus dipatuhi seluruh masyarakat khususnya warga Sukabumi yang bekerja maupun tinggal di luar daerah.

Tapi harus diakui kedatangan pemudik tidak bisa dibendung apalagi pintu masuk ke kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Pulau Bali ini banyak. Selain itu, pemudik pun kucing-kucingan dengan petugas yang melakukan pengawasan.

Menurut dia, pemerintah dan petugas keamanan tidak bisa bekerja sendiri dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, tetapi masyarakat mempunyai peran penting dalam melakukan pencegahan penularan virus mematikan ini.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: