Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Karena itu, ia meminta kepala daerah yang menerapkan PSBB harus memiliki target yang terukur. Termasuk, target soal pengujian sampel, tes PCR dan serta pelacakan atau tracing untuk menemukan orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif.
"Setiap daerah yang melakukan psbb harus memiliki target-target yang terukur ada targetnya. Misalnya berapa jumlah pengujian sampel yang telah dilakukan, tes pscr yang telah dilakukan. Apakah pelacakan yang agresif telah dikerjakan . Berapa yang telah ditracing setiap hari betul-betul ini harus dikerjakan," katanya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Vicky Fadil