Sejumlah Efek Buruk Jangka Panjang Covid-19, Paru-paru hingga Ginjal
Kredit Foto: Twitter/DrPeckPNP
Tubuh mencoba untuk menyembuhkan dirinya sendiri dan proses penyembuhan ini dapat menyebabkan jaringan parut yang tidak dapat dikembalikan ke paru-paru. Ini dapat mengurangi kapasitas paru-paru dan juga dapat menyebabkan sesak napas.
Menurut sebuah penelitian, sekitar 20 persen dari total pasien dengan Covid-19 di China, mengalami kerusakan jantung selama dirawat di rumah sakit.
Studi lain menemukan bahwa sekitar 16 persen pasien mengalami aritmia. Menurut American College of Cardiology, ada juga kasus-kasus gagal jantung onset akut, yaitu serangan jantung setelah infeksi virus corona.
Ginjal
Menurut International Society of Nephrology, kelainan ginjal dapat dilihat dari 20-50 persen dari pasien yang menderita infeksi Covid-19 yang parah. Meskipun tidak ada bukti kuat apakah virus corona memengaruhi ginjal atau tidak, kasus-kasus seperti itu bisa mengkhawatirkan.
Sistem saraf
Sebuah studi yang diterbitkan dalam JAMA Neurology menemukan bahwa gejala seperti pusing, sakit kepala serta gangguan rasa dan bau, terlihat pada 36 persen dari 214 pasien Covid-19 di China. Dokter masih berusaha mencari tahu hubungan mendalam antara Covid-19 dengan sistem saraf.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Rosmayanti
Tag Terkait: