- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Outlook IPOSS Q2 2026: Harga CPO Domestik Siap Melompat ke Level Rp18.776 per Kg
Kredit Foto: Istimewa
Konflik geopolitik yang memanas antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, berdampak signifikan pada pasar komoditas global.
Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS) memproyeksikan harga minyak sawit mentah (Minyak Sawit Mentah/CPO) global akan melonjak tajam hingga menyentuh angka USD 1.783 per ton, pada akhir kuartal II (Q2) tahun 2026.
Dalam laporan Outlook Sawitt Kuartal 2 2026 yang dirilis pada Senin (30/3/2026) lalu, IPOSS mengungkapkan kenaikan harga energi global akibat eskalasi perang, menjadi pendorong utama meroketnya harga CPO.
Harga diprediksi akan naik dari USD 1.165 per ton pada Maret 2026, menjadi USD 1.440 pada April, kemudian melonjak menjadi USD 1.701 pada Mei, dan mencapai puncaknya di kisaran USD 1.783 per ton pada Juni 2026.
"Penguatan harga ini menunjukkan semakin kuatnya hubungan antara pasar minyak sawit dan pasar energi global."
"Ketika harga minyak mentah meningkat akibat ketegangan geopolitik, biodiesel menjadi jauh lebih kompetitif dibandingkan bahan bakar fosil," tulis IPOSS dalam laporannya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement