Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dukung Pelestarian Budaya, Ini yang Dilakukan BCA

Dukung Pelestarian Budaya, Ini yang Dilakukan BCA Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama Nusantara Institute dan Nusantara Kita Foundation menyatakan komitmen untuk mendukung berbagai pelestarian budaya serta mendorong masyarakat untuk memiliki apresiasi dan penghormatan terhadap aspek-aspek kebudayaan lokal di Indonesia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan kontinu terhadap gelaran Dialog Budaya Nusantara serta memberikan penghargaan kepada para pemerhati, pelestari, dan pejuang budaya dari berbagai kalangan masyarakat yang turut merawat kebudayaan lokal di Indonesia, baik melalui tulisan maupun aktivitas lainnya.

Tahun ini, Dialog Budaya Nusantara mengangkat tema Perempuan dan Budaya Nusantara yang karena pandemi Covid-19 diadakan secara virtual. Kendati demikian, acara tetap berjalan lancar dan diikuti secara antusias baik oleh audiens maupun narasumber. 

Baca Juga: Restrukturisasi Kredit BCA Capai Rp115 T, Jahja: Bisa Naik Lagi

Baca Juga: Astra Meriahkan Kemerdekaan RI Lewat Beragam Lomba, Hadiah Jutaan

Gelaran ini dilaksanakan pada Selasa (28/7/2020) yang dihadiri, antara lain Direktur BCA Lianawaty Suwono, Komisaris Independen BCA Cyrillus Harinowo, Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati, Direktur Nusantara Institute Sumanto Al Qurtuby, Co-Founder Nusantara Kita Foundation Ida Widyastuti.

Selanjutnya, Ketua Dewan Penasehat Nusantara Institute & Presiden Indonesia Global Compact Network YW Junardy, Anggota Dewan Penasehat Nusantara KGPH Dipokusumo, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Jakarta Timur Azaz Rulyaqien, Senior Admin Grup Meditasi Spiritual Nusantara Hening Sambung Rasa Murdi Apriyani.

Turut hadir sebagai pembicara, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden 2019-2024; Ketua Dewan Penasihat PT Mustika Ratu Putri Kuswisnu Wardani; aktris, produser film, dan aktivis sosial-budaya Christine Hakim; Anggota Dewan Penasehat United Nations Inter-Agency Task Force on Religion and Development; Sekjen Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU; Sekjen Gerakan Suluh Kebangsaan; Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Wahid; serta Guru Besar Studi Islam di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UGM; Mantan Malaysian Chair for Islam in Southeast Asia, Georgetown University, Amerika Serikat, Syafaatun Almirzanah.

Baca Juga: Imbal Hasil Bagus, Asuransi Jiwa Banyak Berinvestasi di Saham dan SBN

Halaman:

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: