Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BCA Lanjutkan Buyback Saham, Siapkan Dana Hingga Rp5 Triliun

BCA Lanjutkan Buyback Saham, Siapkan Dana Hingga Rp5 Triliun Kredit Foto: BCA
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melanjutkan pelaksanaan program pembelian kembali (buyback) saham yang telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 12 Maret 2026. 

BCA kembali merealisasikan program tersebut pada 11 Juni 2026 dengan nilai maksimal mencapai Rp5 triliun termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lain. 

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan aksi korporasi ini merupakan lanjutan dari realisasi program buyback saham yang sebelumnya dilaksanakan pada April 2026 lalu. 

“Pelaksanaan Buyback merupakan sinyal optimisme kami di pasar modal Indonesia. Aksi korporasi ini juga sudah mempertimbangkan kondisi fundamental Perseroan,” ujar Hendra Lembong dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (11/6/2026). 

Hendra menegaskan Perseroan senantiasa mematuhi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Periode pelaksanaan Buyback adalah 12 bulan, yaitu sejak tanggal 12 Maret 2026 sampai dengan 11 Maret 2027, kecuali diakhiri lebih cepat oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan. 

Baca Juga: Dasco Sebut Saham BCA Lagi ‘Murah’, Investor Diminta Tangkap Peluang di Tengah Bursa Lesu

Baca Juga: BCA Dorong Ekspansi Kredit dengan Manajemen Risiko Ketat di Tengah Kenaikan BI Rate 5,50%

Ia menyatakan, pelaksanaan buyback tidak memiliki dampak material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha Perseroan. Manajemen BCA akan senantiasa memperhatikan dinamika pasar dalam pelaksanaan Buyback. 

“Kami mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan dari segenap pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perseroan, serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026,” tutup Hendra Lembong

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Dwi Aditya Putra