Kredit Foto: Antara/Akbar N Gumay
Kenapa corona belum bisa ditaklukkan? Epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono mengatakan, ada yang keliru dalam penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah dalam enam bulan terakhir.
Dia melihat, penanganan Covid yang dilakukan pemerintah lebih mengedepankan penyembuhan. Padahal, cara efektif mengendalikan Covid adalah pengawasan. Maksudnya, lakukan testing, pelacakan kasus, dan isolasi. "Saya harap pemerintah mengubah strategi penanganan," sarannya.
Pandu menjelaskan, pengawasan tidak berarti harus membangun laboratorium baru. Tapi, cukup memperkuat laboratorium yang sudah ada. Peningkatan kapasitas tes di laboratorium akan jauh lebih baik daripada membuat laboratorium baru. Pembangunan laboratorium baru justru memakan waktu.
"Jadi kita menanganinya secara manajemen pengendalian wabah yang modern, yang menurut saya bisa dilakukan karena infrastrukturnya sudah ada, manajer-manajernya sudah ada," kata Pandu dalam diskusi virtual, kemarin.
Pandu juga meminta pemerintah meningkatkan pelacakan kasus dengan menguatkan layanan primer, seperti Puskesmas. Penguatan Puskesmas penting karena merupakan garda terdepan dalam tracing, promosi kesehatan, dan paling dekat dengan masyarakat. "Penguatan Puskesmas lebih baik daripada penguatan rumah sakit," tuturnya.
Sejumlah negara yang memanfaatkan cara ini terbukti sukses mengendalikan penyebaran Covid. Misalnya, Vietnam dan Thailand. "Kita belajar dari negara-negara yang mirip sama kapasitasnya, di mana mereka memperkuat layanan primer. Ini belum dioptimalkan," kata Pandu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Rosmayanti
Tag Terkait: