Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pembebasan Pajak Motor Rakyat Lebih Baik dibanding Menghapus Pajak Mobil Baru

Pembebasan Pajak Motor Rakyat Lebih Baik dibanding Menghapus Pajak Mobil Baru Kredit Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rencana Penghapusan PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah), BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), PKB dan PPn mobil baru oleh pemerintah mengundang kritik Anggota DPR RI Komisi XI Hidayatullah.

"Afirmasi keberpihakan kepada rakyat kecil dari pemerintah harus ada, jangan selalu insentif pajak itu untuk golongan tertentu saja," kata Hidayatullah di Kompleks Parlemen DPR Senayan (25/9/20).

Baca Juga: Relaksasi Pajak Nol Persen, Rangsang Tumbuhkan Kembali Industri Otomotif

Menurut legislator PKS ini pemerintah seharusnya bisa meringankan beban mayoritas rakyat yang miskin dan golongan menengah ke bawah di masa pandemi Covid-19.

"Karena selama ini merekalah kelompok yang paling patuh membayar pajak, mulai dari PPn sampai Pph 21, arahkan insentif pajak kepada mereka dengan mengratiskan pajak roda dua dan biaya SIM," usul Hidayatullah.

Anggota DPR asal Medan ini menyatakan bahwa pemerintah sudah banyak membebaskan pajak barang mewah, mulai dari rumah mewah, tas branded, Kapal Pesiar hingga yacht  dihapuskan pajaknya.

"Kan, alasan yang sering dikemukakan supaya meningkatkan transaksi, tapi faktanya berakibat hilangnya potensi penerimaan pajak secara nyata dan hilangnya rasa keadilan publik," ujar Hidayatullah.

Baca Juga: Fitch Ratings Naikkan Peringkat BRI jadi BBB dan AAA (idn) dengan Outlook Bisnis Stabil

Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: