Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Lapor, Harun Masiku Masih Belum Ketemu Juga, Pak! Laporan Selesai

Lapor, Harun Masiku Masih Belum Ketemu Juga, Pak! Laporan Selesai Kredit Foto: Twitter/Riau1Official
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi III DPR hari ini menggelar rapat kerja dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kesempatan tersebut, KPK sempat membahas sejumlah isu yang menjadi perhatian, mulai dari korupsi dana bansos hingga pencarian buronan KPK Harun Masiku.

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, dalam paparannya mengatakan, KPK belum dapat menemukan lokasi keberadaan Harun Masiku. Nawawi juga menyampaikam terkait perkara lain antara lain menyoal korupsi bansos yang melibatkan Juliari P. Batubara dan kasus benur Edhy Prabowo.

Baca Juga: Petinggi KPK Buka-bukaan, 3 Buronannya ada Luar Negeri

"Perkara-perkara dimaksud antara lain penanganan perkara bansos, perizinan benur atau pun kasus Harun Masiku yang masih sampai hari ini terus kami coba buru belum ketemu juga, Pak," kata Nawawi pada Rabu (10/3/2021).

Nawawi memahami kasus Harun Masiku masih menjadi perhatian dan masyarakat menunggu perkembangan kasus tersebut. Oleh karena itu, KPK berjanji terus memburu Harun Masiku.

"Penanganan perkara-perkara yang menarik perhatian masyarakat antara lain perkara Harun Masiku yang masih terus dalam perburuan kami Pak Benny, masih belum ketemu," kata Nawawi lagi.

Diberitakan sebelumnya, Harun merupakan tersangka pemberi suap kepada eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Wahyu pun kini sudah menjalani vonis persidangan.

Wahyu menerima suap melalui dua perantara, yakni Saeful Bahri dan Agustiani. Kedua perantara suap itu pun kini sudah divonis pengadilan.

Hingga kini, Harun Masiku masih belum tertangkap. Harun namanya sudah masuk dalam buronan KPK sejak bulan Januari 2020.

Baca Juga: Asal Muasal Presidential Threshold 20 Persen Gegara Kemenangan SBY di Pilpres 2004, Ini Nih Biang Keroknya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: