Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Said mengaku secara pribadi dirinya tidak henti-hentinya meyakinkan warga NU terkait bahaya covid-19.
"Virus itu ada, dan sangat bahaya. Maka ayo sukseskan vaksinasi, itu masih ada kiai, ya bukan kiai kecil-lah lagi, bukan kiai tingkat imam musala, yang masih nggak percaya Covid-19. Mereka masih suudzon dengan kebijakan vaksinasi. Maka tolong PKB juga harus menyadarkannya secara bersama-sama," ajaknya.
Uniknya, selain menyebut ada kiai dan warga nahdliyin tak percaya adanya virus Covid-19 sehingga masih enggan divaksin, Said Aqil mengaku bila pada awalnya PBNU tak pernah diajak tangani pandemi oleh pemerintah.
Bahkan, dia menilai pemerintah terkesan bermain sendiri dalam penanganan pandemi covid-19.
"Sebelum ini, di awal pandemi PBNU sempat tidak pernah diajak oleh pemerintah dalam upaya menangani covid-19. Jadi pada awal-awal setahun kemarin sama kami sekali kita tidak pernah diajak bersama-sama mengatasi pandemi ini. Jangankan diajak, diajak ngomong pun tidak," kata Said lagi.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: