Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Harapan Baru! Kabar Baik untuk Penderita Diabetes, Obat Ini Berpotensi...

Harapan Baru! Kabar Baik untuk Penderita Diabetes, Obat Ini Berpotensi... Kredit Foto: Unsplash/Jair Lázaro
Warta Ekonomi -

Serangan jantung pada penyandang diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya gagal jantung. Sebuah obat baru memiliki potensi untuk melindungi diabetesi dari risiko gagal jantung tersebut.

Obat molidustat ini mulanya sedang diteliti untuk mengobati anemia pada penderita penyakit ginjal kronis. Studi ini lalu menemukan bahwa obat tersebut juga dapat meningkatkan kadar protein bernama Hypoxia- Inducible Factor 1 (HIF) yang membantu sel-sel jantung untuk bertahan setelah kekurangan oksigen. Biasanya, pengidap penyakit yang disebut juga kencing manis ini memiliki kadar HIF yang rendah di dalam sel-sel jantung mereka.

Baca Juga: Wah! Apa Benar Penderita Diabetes Mendapat Manfaat dari Mengonsumsi Beras Hitam? Ternyata…

"Walau dengan manajemen yang optimal, orang dengan diabetes tipe 2 masih memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung dan pembuluh darah," ungkap Dr Lisa Heather dari British Heart Foundation (BHF), seperti dilansir Express.

Dengan kata lain, penyandang diabetes memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami gagal jantung setelah terkena serangan jantung. Meski begitu, sejauh ini tak ada pengobatan yang tersedia untuk membantu pemulihan jantung penyandang diabetes setelah terkena serangan jantung.

Baca Juga: Waduh! Enak dan Manis, Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Buah Melon? Ternyata Oh Ternyata…

Melalui studi terbaru ini, peneliti berharap dapat menghadirkan obat baru yang bisa membantu menghalau risiko gagal jantung pada penyandang diabetes setelah serangan jantung. Oleh karena itu, dalam studi ini peneliti berupaya menginvestigasi efek dari obat molidustat terhadap fungsi jantung dengan menggunakan sel jantung manusia dan jantung tikus.

Baca Juga: Medsos Hingga WhatsApp Tim Redaksi Narasi Diretas, Sosok Ini Dicurigai Pelakunya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: