Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jual Saham Gila-gilaan, Elon Musk dan Tesla Hadapi Minggu Terburuk yang Pernah Ada

Jual Saham Gila-gilaan, Elon Musk dan Tesla Hadapi Minggu Terburuk yang Pernah Ada Kredit Foto: Instagram/elonrmuskk
Warta Ekonomi, Jakarta -

Miliarder Elon Musk menjual hampir USD2 miliar (Rp28,3 triliun) saham Tesla Inc. pada hari Kamis dan Jumat sehingga telah menjual saham Tesla dengan total USD6,9 miliar (Rp98 triliun) pada minggu itu. Tak aneh minggu lalu menjadi minggu terburuk bagi saham Tesla dalam lebih dari setahun.

Pengajuan dengan Securities and Exchange Commission (SEC) yang dipublikasikan pada hari Jumat menunjukkan Musk menjual lebih dari 600.000 saham Tesla pada hari Kamis, dan tepat 1,2 juta pada sesi perdagangan hari Jumat dengan total gabungan hampir USD2 miliar.

Baca Juga: Elon Musk Bongkar Sosok Mengerikan yang Hampir Membunuh Tesla

Melansir MarketWatch di Jakarta, Senin (15/11/21) penjualan tersebut mengikuti pengungkapan awal pekan ini bahwa CEO raksasa pembuat mobil listrik itu menjual lebih dari 4,5 juta saham Tesla dengan harga sekitar USD5 miliar.

Sebelumnya, orang terkaya di dunia bertanya kepada pengikut Twitternya minggu lalu apakah dia harus menjual 10% dari 170 juta lebih sahamnya, dan jawabannya adalah ya. Setelah menjual sekitar 6,3 juta saham minggu ini, Musk masih belum setengah jalan untuk mencapai tujuan itu.

Saham Tesla mengalami minggu terburuk sejak pasar ambruk pada awal pandemi COVID-19 pada Maret 2020. Tiga minggu di bulan Februari dan Maret tahun lalu adalah satu-satunya minggu yang lebih buruk daripada yang baru saja dialami Tesla, disesuaikan dengan pemecahan saham. Saham turun total 15,4% pada minggu ini, menghentikan 11 kenaikan mingguan berturut-turut.

Dalam pengajuan Formulir 4 SEC pertama yang dirilis pada hari Jumat, Musk mengungkapkan bahwa dia menjual 639.737 saham di pasar terbuka pada hari Kamis, dalam serangkaian transaksi dengan harga mulai dari USD1.104,01 hingga USD1.056,318.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Bagikan Artikel: