Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waspada Garong! Jokowi Diminta 'Sikat' Menteri-Menteri Ini

Waspada Garong! Jokowi Diminta 'Sikat' Menteri-Menteri Ini Kredit Foto: Akurat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Relawan Jokowi Mania (JoMan) mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan reshuffle kabinet. Pasalnya, jajaran kabinet saat ini dinilai dihuni oleh beberapa oknum menteri yang juga dianggap sebagai garong.

Mereka itu, disebut JoMan, pantas untuk diganti agar kinerja Pemerintahan Jokowi tak makin menimbulkan persoalan.

Baca Juga: Pengamat Beberkan Bobroknya Kepemimpinan Presiden Jokowi

"Memang harus ada reshuffle. Enggak bisa enggak," kata Ketua Umum JoMan Imanuel Ebenezer, Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Dia mengungkapkan, sejumlah menteri yang mereka usulkan ke Jokowi untuk diganti telah diumumkan ke publik. Mereka adalah Mendagri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Yasin Limpo, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dan Menteri ATR Sofyan Djalil. Nama-nama ini, kata dia, sudah disulkan sejak sebelum reshuffle pertama dulu.

"Sekarang kita tambah lagi mereka yang terlibat kasus PCR itu harus di-reshuffle juga. Luhut (LBP) juga, Erick (Erick Thohir) juga, Bahlil Lahadalia juga," ujarnya.

Dia mengungkapkan, masalahnya, bila isu PCR terus bergulir di masyarakat dan Jokowi tak segera mengambil langkah reshuffle dalam waktu dekat, isu itu bakal makin merusak citra Jokowi di akhir masa jabatan periode kedua.

"Lah itu yang jadi persoalan. Kalau Presiden Jokowi tidak mengambil keputusan yang cepat dan tepat, isu PCR ini akan mengotori pemerintahan itu sendiri. Jadi, segeralah dilakukan reshuffle," ungkapnya.

Dia mengatakan, tahun depan menjadi tahun kritis bagi Pemerintahan Jokowi. Sebab, tahun depan para menteri yang punya kepentingan politik pada 2024 akan fokus mencari pundi-pundi cuan sebagai modal untuk memuluskan agenda politik pada 2024. Baik untuk mencalonkan diri ataupun mendukung calon tertentu. Fenomena itu, kata dia, bakal membahayakan jalannya pemerintahan Presiden Jokowi.

"Karena 2022 nanti adalah tahun yang sangat kritis bagi Pak Jokowi kalau seandainya tidak ada reshuffle jangan sampai nanti di akhir periode kedua pemerintahan Pak Jokowi ini dikotori oleh garong-garong," ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel: