Puan Maharani Didukung Penuh Nyapres di 2024, Alasannya Bukan Kaleng-kaleng...

Puan Maharani Didukung Penuh Nyapres di 2024, Alasannya Bukan Kaleng-kaleng... Kredit Foto: Twitter/Puan Maharani

Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing menyoroti sosok yang memiliki potensi besar menjadi capres dalam perhelatan pilpres 2024.

Menurutnya, salah satu tokoh tersebut yakni Ketua DPR RI Puan Maharani yang merupakan anak dari Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Puan Maharani Jadi Capres 2024, Pengamat Sebut Ideologinya Top Cer!

"Pemimpin Indonesia ke depan tidak cukup hanya modal popularitas, hal tersebut bisa dibentuk melalui persepsi dan pencitraan," ujar Emrus dalam diskusi virtual, Selasa (16/11).

Menurutnya, Puan merupakan sosok yang layak dan diperhitungkan sebagai calon pemimpin menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2024.

"Menurut saya, sosok Puan Maharani adalah pemimpin yang apa adanya. Dia tidak mengedepankan pencitraan, tetapi pemimpin yang bekerja sehingga menimbulkan citra positif," tuturnya.

Bukan tanpa alasan, menurut Emrus saat ini wacana publik terlalu didominasi oleh perhitungan popularitas dan bukan kualitas.

Selain itu, Emrus juga mengatakan bahwa Puan memiliki jejak ideologis sekaligus biologis dari trah Soekarno yang bisa menjadi modal agar diperhitungkan.

"Jangan lupa, Puan adalah anak Ideologis sekaligus anak biologis. Maka dalam hal menjaga ideologi nasionalisme, Puan tentu lebih pasti untuk tidak perlu diragukan lagi," tuturnya.

Pada acara yang sama, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai jabatan Puan Maharani sebagai ketua DPR tak memberikan nilai tambah sebagai calon presiden.

Bahkan, menururnya peluang Puan juga sangat tipis untuk maju sebagai capres. Dirinya menilai Puan akan sangat kesulitan untuk memenangkan pilpres dilihat dari sisi realitas politik.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini