Airlangga Nilai Peran Riset Akan Wujudkan Sawit Berkelanjutan

Airlangga Nilai Peran Riset Akan Wujudkan Sawit Berkelanjutan Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan peran riset dan pengembangan serta pemanfaatan teknologi menjadi sangat penting dalam meningkatkan posisi tawar negara.

Untuk industri sawit yang mempekerjakan 16,20 juta pekerja perlu terus dilakukan dengan penelitian dan pengembangan agar memiliki daya saing sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Riset dan pengembangan harus terus dilakukan guna mewujudkan sawit Indonesia yang berkelanjutan dan fokus pada isu-isu yang impactful dan juga berkesinambungan,” Kata Airlangga di Jakarta, kemarin.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masuk di jalur positif pada triwulan II dan triwulan III 2021 tidak terlepas dari peran salah satu komoditas pertanian yaitu kelapa sawit yang berkontribusi mencapai 15,6% dari total ekspor non-migas dan menyumbang sekitar 3,5% terhadap PDB nasional.

Industri sawit selain mendorong kemandirian energi, mengurangi emisi gas, juga mengurangi impor solar (diesel) sebesar Rp. 38 triliun pada 2020. Dan tahun ini dengan adanya program B30 diperkirakan terjadi penghematan devisa sebesar Rp56 triliun.

Program mandatori Biodiesel B30 telah mendorong stabilitas harga sawit dan membuat sawit masuk dalam supercycle dengan harga sebesar US$ 1,283 per ton.

Sawit juga memberikan nilai tukar kepada petani dengan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang juga relatif paling tinggi selama periode ini, yaitu antara Rp2.800 sampai Rp3.000 rupiah per TBS.

“Karena itu riset harus terus dilakukan agar produk sawit bisa terus memberikan nilai tambah, dan hilirnya juga perlu ditingkatkan,”Ucap Airlangga.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini