Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Investasi di Saham Ini Bikin Boncos: Terancam Delisting, Duit Investor Nyangkut Rp3,86 Triliun!

Investasi di Saham Ini Bikin Boncos: Terancam Delisting, Duit Investor Nyangkut Rp3,86 Triliun! Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor saham PT Hanson International Tbk (MYRX) dibuat gigit jari setelah mendengar kabar terbaru dari saham perusahaan milik Benny Tjokrosaputro ini. Setelah mengalami suspensi selama dua tahun berturut-turut, skema penghapusan pencatatan saham (delisting) pun kini di depan mata. 

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa saham Hanson sudah disuspensi selama 24 bulan, terhitung sampai 16 Januari 2022 lalu. Sampai sekarang pun, perdagangan saham Hanson masih digembok oleh Bursa dan membuat triliunan rupiah dana investor nyangkut. Baca Juga: Masih Ingat Hanson International Milik Benny Tjokrosaputro? Sekarang Kabarnya Sudah....

Diketahui, Asabri menguasai 10,85% atau 9.405.765.952 saham Hanson. Sementara itu, sebesar 89,15% atau 77.297.454.840 saham dimiliki oleh publik. Jika berpatokan pada harga saham Hanson saat ini yang sebesar Rp50 per saham, sudah dipastikan ada lebih dari Rp3,86 triliun dana investor yang tersangkut di saham tersebut.

Sebagai pengingat, permasalahan gagal bayar pinjaman individu senilai Rp2,66 triliun menjadi awal diberlakukannya suspensi atas saham Hanson pada taun 2020 lalu. Alhasil, Hanson mengambil opsi konversi utang menjadi saham. Saat ini, Bursa mengimbau masyarakat untuk mencermati setiap informasi yang disampaikan oleh Hanson.

"Bursa meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh Hanson International," tegas BEI, Selasa, 18 Januari 2022.

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan