Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Investasi Indonesia Disebut Miliki Prospek yang Positif di 2022

Investasi Indonesia Disebut Miliki Prospek yang Positif di 2022 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Jasa Capital AM Rully Anwar menyatakan sektor investasi Indonesia memiliki prospek yang positif di 2022.

"Indonesia ini punya prospek [investasi] yang bagus," katanya dalam Webinar Investment Outlook 2022: Arah Investasi & Optimisme Pasca Putusan MK Terkait Omnibus Law yang digelar oleh Warta Ekonomi, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga: Nilai Investasi Indonesia di Masa Pandemi Ternyata Kejutkan Singapura

Ia menjelaskan realisasi penanaman modal Indonesia menunjukkan perbaikan pada 2021 setelah sebelumnya mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Namun, hal ini berarti investasi di Indonesia masih bisa bangkit meskipun di tengah situasi pandemi.

Dari sisi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sektor-sektor yang diminati di antaranya adalah perumahan, kawasan industri, dan perkantoran. Sedangkan di sisi Penanaman Modal Asing (PMA), sektor yang mendominasi adalah industri logam dasar dan barang logam.

Sementara itu, prospek investasi Indonesia ke depan diperkirakan akan makin bergeser dari sisi industri pengolahan ke bidang jasa, baik pada PMDN maupun PMA.

"Nah, investor-investor asing ini masih didominasi oleh Singapura, Hong Kong, dan Tiongkok," jelas Rully.

Menurutnya, Indonesia punya tiga potensi utama yang menjadi daya tarik untuk investor. Pertama, Indonesia memiliki bahan baku yang bagus dan berlimpah. Kedua, Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) dengan potensi pasar yang besar. Ketiga, pertumbuhan ekonomi di Indonesia berada pada jalur yang baik.

"Ketiga hal ini seharusnya bisa menambah keinginan antusiasme investor untuk tetap bahkan menambah investasi di Indonesia lebih banyak lagi," tuturnya.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Alfi Dinilhaq

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan