Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pak Prabowo, Cak Imin Hanya Akan Jadi Beban

Pak Prabowo, Cak Imin Hanya Akan Jadi Beban Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat Politik Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai kecil peluang pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bisa menang Pilpres 2024. Ia melihat Prabowo-Cak Imin bukan duet ideal.

"Faktor penyebabnya adalah elektabilitas Prabowo yang tinggi. Tapi masalahnya, elektabilitas Muhaimin bisa menjadi beban bagi Prabowo karena elektabilitas dia yang masih terlalu rendah, " kata Karyono kepada AKURAT. CO, Kamis (12/5/2022). 

Baca Juga: Wacana Duet Prabowo dan Muhaimin Iskandar Muncul, Pengamat: Sekadar Membentuk Koalisi Asal Jadi

Karyono menilai potensi Prabowo terpilih menjadi presiden tidak besar jika memilih Imin sebagai cawapres. Meski tidak menyebut nama dia melihat ada sejumlah nama lain yang selama ini muncul dalam daftar cawapres memiliki elektabilitas lebih bagus dibanding Imin.

"Sehingga, potensi kemenangannya tidak terlalu besar jika mengahadapi pasangan yang ideal dan memiliki potensi elektabilitas lebih tinggi, " ujarnya. 

Boleh saja Prabowo dan Imin menjabat ketua umum partai. Meski begitu Karyono mengingatkan jabatan tertinggi di partai bukan menjadi faktor penentu untuk bisa memenangi Pilpres.

"Untuk mengusung pasangan capres-cawapres tidak ditentukan oleh faktor tunggal oleh ketua umum. Tapi harus melalui pelbagai pertimbangan diantaranya aspek elektabilitas, " pungkas Karyono. 

Wacana duet Prabowo-Imin muncul usai Prabowo melakukan silaturahmi lebaran ke Ponpes Tebuireng dan berziarah ke makam Presiden ke-4 Gus Dur. 

Salah satu cucu pendiri NU KH Hasyim Asy'ari yang juga keluarga besar Ponpes Tebuireng KH Irfan Yusuf Hakim atau Gus Irfan mengungkap Gus Dur atau Abdurrahman Wahid pernah berbicara soal Prabowo sebagai pemimpin nasional. 

Irfan menyebut Gus Dur pernah berucap bahwa Prabowo akan menjadi presiden di usia tua. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Gus Irfan, "Saya mengutip ucapan Gus Dur, beliau pernah mengatakan Pak Prabowo jadi presiden di usia tua. Insyaallah 2024," ungkap Gus Irfan.

Merespon itu, PKB melihat adanya peluang baik dari harapan Gus Irfan.

"Gus Dur itu bagi PKB, selain sebagai pendiri, juga kami anggap wali, yang ucapan dan pikirannya sangat visioner melampaui zaman. Semoga ini tanda baik bagi kerja sama dan koalisi yang lebih kuat dengan PKB," kata Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada wartawan.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan