Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PLN Operasikan SUTT Sepanjang 80,59 Kms di Gorontalo

PLN Operasikan SUTT Sepanjang 80,59 Kms di Gorontalo Kredit Foto: PLN
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PLN (Persero) berhasil merampungkan jaringan listrik di wilayah Provinsi Gorontalo guna meningkatkan keandalan listrik di wilayah tersebut.

Adapun jaringan listrik tersebut dilakukan melalui pemberian tegangan atau energizing pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV GI Marisa - GI Biomasa sepanjang 80,59 kilometer sirkuit (kms).

PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara (UPP Sulut) berhasil melakukan pemberian tegangan untuk Sirkit 1 yang terbentang mulai dari Kecamatan Marisa sampai dengan Kecamatan Popayato. 

Baca Juga: Dukung Sektor Pariwisata Nasional, PLN Hadirkan 27 SPKLU di 5 Destinasi Wisata

General Manager PLN UIP Sulawesi Defiar Anis menjelaskan pembangunan SUTT 150 kV GI Marisa - GI Biomasa merupakan bagian dari Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) SUTT 150 kV Marisa – Moutong.

"Infrastruktur ini berhasil diselesaikan dalam kurun waktu 13 bulan dihitung sejak dilakukannya Kick Off Meeting," ujar Anis dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (6/6/2022).

Anis mengatakan, hal ini merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan bagi PLN UIP Sulawesi.

Baca Juga: PLN UIP JBT Tanam 926 Bibit Pohon, Wujudkan Lingkungan Hijau Produktif

"Pembangunan SUTT 150 kV GI Marisa - GI Biomasa terbagi atas 3 section, yaitu pekerjaan SUTT 150 kV Marisa – Moutong (Section 1), SUTT 150 kV Marisa – Moutong (Section 2), dan SUTT 150 kV Pelanggan – Incomer (Marisa-Moutong) dengan total jumlah tower sebanyak 244 tower," ujarnya. 

Anis menambahkan, SUTT 150 kV Marisa - Moutong merupakan bagian dari pembangunan yang akan menyatukan sistem kelistrikan di Sulawesi. 

"Dengan infrastruktur ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri, menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian nasional khususnya di Gorontalo," tutupnya.

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan