Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tersangka Kasus Korupsi Meningkat, KPK Punya Rutan Baru di Mako Puspomal TNI

Tersangka Kasus Korupsi Meningkat, KPK Punya Rutan Baru di Mako Puspomal TNI Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah kapasitas rumah tahanan (rutan) menyusul dengan meningkatnya jumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi. Hal tersebut dilakukan guna menampung meningkatnya jumlah tahanan korupsi.

"Penyediaan fasilitas rumah tahanan oleh Puspomal TNI ini sebagai wujud sinergi KPK bersama aparat penegak hukum lainnya dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Jakarta, kemarin.

Ruang tahanan baru tersebut akan ditempatkan di Cabang Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur KPK di Mako Puspomal, Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Nomor 9, Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

KPK mengatakan penambahan ini sekaligus dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan rumah tahanan. "KPK sebetulnya tidak ingin menambah ruang tahanan. Namun kian hari tersangka dugaan tindak pidana korupsi bertambah," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Komisioner KPK lainnya, Nawawi Pomolango, mengapresiasi pemberian fasilitas ruang tahanan kepada KPK. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk dukungan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Menurut dia fasilitas ini betul-betul membantu kerja pemberantasan korupsi di Indonesia. Ruang tahanan baru KPK di Mako Puspomal TNI dibangun untuk kapasitas 16 orang tahanan. Rencananya, ruang tahanan tersebut akan digunakan bagi tahanan laki-laki.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Harga Pangan di Kota Bandung Naik Mulai Telur Hingga Daging Ayam

Saat ini KPK memiliki tiga rutan, yaitu Rutan Merah Putih di Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan; Rutan Guntur di Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan; dan Rutan C1 Gedung KPK lama, Jalan HR Rasuna Said Kavling C1 Setiabudi, Jakarta Selatan.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan