Kredit Foto: Pertamina
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memastikan, komitmen belanja energi senilai US$ 15 miliar atau setara Rp253 triliun dari Amerika Serikat (AS), akan dijalankan dengan prinsip transparansi penuh.
Simon menegaskan, meski ini merupakan tindak lanjut perjanjian tarif timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS, prosedur pengadaan tetap mengikuti aturan korporasi yang ketat.
Ia menjamin prosesnya bakal dilakukan secara terbuka.
"Teknis yang kami lakukan ini adalah business as usual."
"Jadi, sudah seperti yang kami jalankan selama ini."
"Yang kami jalankan selama ini tentunya proses ini akan melalui mekanisme tender dan bidding."
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: