Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Manfaatkan Limbah Domestik, PHE-WMO Buat Program Budidaya Jamur Tiram. Kali Ini Giliran Desa...

Manfaatkan Limbah Domestik, PHE-WMO Buat Program Budidaya Jamur Tiram. Kali Ini Giliran Desa... Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) berhasil mereplikasi kegiatan Budidaya Jamur Tiram. Kali ini, di Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Sebelumnya, program ini sudah dilakukan Kelompok Usaha Bersama (Kube) Fleurir di RW 04.

Field Manager PHE WMO,  Sapto Agus Sudarmanto secara tegas mengatakan, budidaya jamut Tiram memiliki pontensi besar bagi perekonomian masyarakat di daerah tersebut.

Baca Juga: Roy Suryo Unggah Foto Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi, Ancaman Penjara Menanti!

"Kami berharap program ini dapat membantu warga Desa Sidorukun. Dampak pandemi Covid-19 kemarin mengakibatkan banyak orang kehilangan mata pencaharian. Semoga seluruh pihak di Desa Sidorukun mendukung keberhasilan program ini agar manfaatnya dapat merata dan dirasakan seluruh warga setempat," terang Sapto Agus Sudarmanto usai serah terima program dilakukan PHE-WMO  di kantor Kepala Desa Sidorukun, kemarin.

Sapto menjelaskan, bahwa program budidaya jamur Tiram yang dilakukan di desa Sidorukun juga memanfaatkan limbah domestik seperti, serbuk gergaji dan pemanfaatan daur ulang air limbah. Ada dua tandon IPAL (Instalisasi Pengolahan Air limbah) domestik yang masing-masing memiliki kapasitas 2200 liter dan 1100 liter. Tandon ini menampung limbah domestik dari 116 kepala keluarga di wilayah RW 03 Desa Sidorukun.  Ada empat ribu media baglog (tempat meletakkan bibit jamur) yang mampu memproduksi 20 kilogram jamur per hari, dengan rata-rata penghasilan Rp 400 ribu per hari nantinya.

"Hasil ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar-pasar tradisional di Gresik, dan bahkan mall-mall di Gresik.," harap Sapto

Sementara itu, Kepala Desa Sidorukun, Djuli Aspug mengatakan, pihaknya mengaprisiasikan langkah PHE WMO yang peduli terhadap perekonomian warga Sidorukun dengan program budidaya jamur Tiram tersebut

Baca Juga: Hasil Reshuffle Putuskan Zulkifli Hasan Jadi Mendag, Chusnul Chotimah: Kenapa Orang Ini?

"Kami berterima masih sekali kepada PHE WMO yang selama ini memiliki banyak kepedulian di Sidorukun. Apa yang sudah diberikan semoga terus memberikan manfaat dan keberkahan, dan semoga semangat teman-teman bisa saling menularkan satu dan lainnya," ujat Kepala Desa Sidorukun ini.

Baca Juga: KPK Libatkan BPK Usut Kasus Formula E, Said Didu: Harus Diingat Pimpinannya Wakil Parpol, Sangat Rawan Politisasi

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: