Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

HCML Sosialisasikan Pengembangan Lapangan MAC, Begini Respons Warga Gili Genting

HCML Sosialisasikan Pengembangan Lapangan MAC, Begini Respons Warga Gili Genting Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Warta Ekonomi, Surabaya -

Guna mempermudah aktivitas produksi minyak di Pulau Gili Genting dan Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jatim, perusahaan migas Husky Cnooc Madura Limited (HCML) menyosialisasikan adanya pengembangan lapangan MAC pada perwakilan warga dari delapan desa.

Manager Regional Office dan Relations HCML, Hamim Tohari, mengatakan bahwa kedatangan pihaknya di Pulau Gili Genting untuk memberi penjelasan terkait kehadiran HCML serta melakukan sosialisasi pada masyarakat setempat.

Baca Juga: Kendalikan Angka Kelahiran dan Stunting, BKKBN Sosialisasikan Metode Kontrasepsi Baru, Simak!

"Kami memberikan informasi, mensysialisasikan kegiatan kami, mohon dukungan dan kulonuwun terkait adanya pengembangan lapangan MAC yang akan segera dijalankan yang nantinya akan ditidaklanjuti dengan proses eksploitasi," tegas Hamim di Sumenep kemarin.

Menurut Hamim, selain melakukan sosialisasi, dalam kesempatan ini, HCML meminta dukungan dan doa agar semua kegiatan bisa berkah bagi semua pihak.

"Apa yang bisa diberikan HCML tentunya selalu berpedoman kepada mekanisme dan peraturan yang ada, di antaranya program pengembangan masyarakat dan dukungan terhadap kegiatan yang menjadi kebiasaan  masyarakat. Dialog seperti ini akan dilakukan berkala baik formal maupun informal untuk menampung keinginan masyarakat," jelas Hamim.

Sementara itu, Camat Gili Genting, Abdul Said, mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung langkah HMCL dalam dalam menyosialisasikan pada warga secara terbuka sehingga tidak ada kecemburuan antarwarga. "Kami harap sosialisasi ini terus dilakukan oleh pihak HCML terutama untuk meningkatkan dampak positif dari pengeboran," ujar Said.

Said menambahkan, sebenarnya warga kepulauan sudah mempunyai pengalaman tentang tahapan dan proses pengeboran yang dilakukan oleh salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Dengan demikian, masyarakat lebih bisa menerima, hanya saja semua aspirasi warga nelayan harus diperhatikan.

"HCML harus didukung semua pihak karena saya yakin perusahaan migas ini tidak semena-mena melakukan kegiatan, tetapi sudah melalui beberapa proses seperti yang dikatakan pihak humas," jelad Said. 

Hal senada juga dikatakan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Gili Genting, H.Rusnan. Pihaknya juga mendukung HCML kegiatan tersebut pada warga setempat agar semuanya bisa jelas dan baik. 

"Dengan kegiatan ini, warga bisa menyampaikan secara langsung, apa yang menjadi kendala dan harapan warga terdampak," kata Rusman.

Menurut Rusman, kegiatan sosialisasi saat ini harus ditindaklanjuti dengan kegiatan yang lain karena keberadaan HCML sangat bermanfaat bagi warga. Di sisi lain, Kapolsek Gili Genting Iptu Mawardi menegaskan, pihaknya akan melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Jangan sampai keberadaan HCML menimbulkan permasalah-permasalahan di kalangan masyarakat Gili Genting.

"Kepada tokoh masyarakat dan kepala desa jika terjadi permasalahan jangan sampai meloncat keluar karena di Gili Genting sendiri ada Forkopimcam yang berpedoman kepada kewilayahan. Kalau ada permasalahan, bisa kita rembuk bersama," pungkas Mawardi.

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan