Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jokowi Reshuffle Kabinet, Omongan Pengamat Nggak Main-main Kali Ini Singgung Revolusi Mental, Simak!

Jokowi Reshuffle Kabinet, Omongan Pengamat Nggak Main-main Kali Ini Singgung Revolusi Mental, Simak! Kredit Foto: WE
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Zaki Mubarak menilai reshuffle kabinet yang diumumkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi beberapa waktu lalu tidak berkualitas.

Pasalnya, Jokowi menunjuk Zulkifli Hasan alias Zulhas menjadi menteri perdagangan menggantikan Muhammad Luthfi.

Menurut Jokowi, Zulhas memiliki skill manajerial yang memumpuni.

Selain itu, Jokowi memercayakan posisi tersebut karena Zulhas diyakini bisa mengatur detail mengenai bidang perdagangan, salah satunya urusan mikro.

Sayangnya, pandangan Jokowi itu sangat berbeda dengan Zaki.

"Selain kurangnya kompetensi dalam dunia perdagangan, Pak Zulhas adalah Ketum parpol," ujar Zaki dilansir dari GenPI.co, Minggu (17/6).

Baca Juga: Mendag Zulhas Kaget Lihat Harga Kebutuhan Pokok Naik, Rocky Gerung Singgung “Quote” Jokowi: Ya Ndak Tahu Kok Tanya Saya

Secara tegas Zaki menyebut Jokowi sudah melanggar janjinya saat kampanye di periode pertamanya.

"Saat itu Jokowi melarang menterinya merangkap ketum parpol karena khawatir terjadi konflik kepentingan (conflict of interest)," tuturnya.

Akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu pun menegaskan Jokowi harus mengingat revolusi mental yang pernah dikampanyekan.

"Jangan malah dilanggar sendiri tapi laksanakanlah dengan konsekuen," pungkas Zaki. (*)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan