Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jokowi Pernah Larang Menterinya Rangkap Ketum Parpol, Zaki Mubarak Sorot Reshuffle: Malah Dilanggar

Jokowi Pernah Larang Menterinya Rangkap Ketum Parpol, Zaki Mubarak Sorot Reshuffle: Malah Dilanggar Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Zaki Mubarak menilai reshuffle kabinet yang diumumkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi beberapa waktu lalu tidak berkualitas.

Pasalnya, Jokowi menunjuk Zulkifli Hasan alias Zulhas menjadi menteri perdagangan menggantikan Muhammad Luthfi. Menurut Jokowi, Zulhas memiliki skill manajerial yang memumpuni.

Baca Juga: NasDem Pede Sebut Anies Salah Satu Capresnya, Pakar Politik: Bakal Ada Reshuffle Lagi Gak?

Selain itu, Jokowi memercayakan posisi tersebut karena Zulhas diyakini bisa mengatur detail mengenai bidang perdagangan, salah satunya urusan mikro. Sayangnya, pandangan Jokowi itu sangat berbeda dengan Zaki.

"Selain kurangnya kompetensi dalam dunia perdagangan, Pak Zulhas adalah Ketum parpol," ujar Zaki kepada GenPI.co, Minggu (17/6/2022).

Secara tegas Zaki menyebut Jokowi sudah melanggar janjinya saat kampanye di periode pertamanya.

Baca Juga: Reshuflle Tetapkan Zulhas sebagai Mendag, Pengusaha Warteg : Apa Solusinya Cukup dengan Reshuffle?

"Saat itu Jokowi melarang menterinya merangkap ketum parpol karena khawatir terjadi konflik kepentingan (conflict of interest)," tuturnya.

Akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu pun menegaskan Jokowi harus mengingat revolusi mental yang pernah dikampanyekan.

"Jangan malah dilanggar sendiri tapi laksanakanlah dengan konsekuen," pungkas Zaki. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan