Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Langkah Hotman Paris Temui Ketua MUI Terkait Ulah Holywings Dinilai Pakar Sudah Tepat: Langkah Hukum Terus Berlanjut!

Langkah Hotman Paris Temui Ketua MUI Terkait Ulah Holywings Dinilai Pakar Sudah Tepat: Langkah Hukum Terus Berlanjut! Kredit Foto: Instagram/Hotman Paris
Warta Ekonomi, Jakarta -

Publik dihebohkan dengan promosi Holywings dengan menggunakan nama “Muhammad”. Promosi klub yang menjual minuman yang mengandung alkohol ini diduga kuat mengandung unsur penistaan agama.

Sejumlah organisasi masyarakat atau ormas sudah menggeruduk beberapa tempat Holywings yang tersebar di Indonesia.

Pengacara kondang yang juga merupakan pemegang saham di Holywings telah melakukan beberapa tindakan khususnya terkait permohonan maaf.

Selain lewat media sosial miliknya dan tampil di Stasiun Tv Nasional, Hotman juga diketahui mengunjungi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis.

Terkait langkah Hotman yang sowan ke Ketua MUI ini, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat mengatakan bahwa langkah tersebut sudah sangat tepat.

Baca Juga: Sulit Betul Jadi Anies Baswedan... Pengamat Sebut Anies Jadi Target Framing "Politik Identitas"

“Upaya Hotman Paris sebagai salah satu pemilik saham di Holywings telah menemui Ketua MUI Chalil Nafis dan meminta maaf kepada ummat islam adalah langkah yang tepat,” ujar Achmad dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi wartaekonomi.co.id, dikutip Senin (27/6/22).

Achmad pun menyebut bahwa umat Islam akan memaafkan ulah dugaan penistaan agama ini. Tetapi menurutnya langkah hukum perlu dilanjutkan.

Bahkan Achmad menyebut bahwa pihak kepolisian perlu memanggil dan memeriksa pemilik dan pemegang saham lainnya.

“Sudah barang tentu ummat Islam adalah ummat yang pemaaf tentunya akan memaafkan hal tersebut. Tapi tentunya langkah hukum harus terus berlanjut. Oleh karena itu, Polisi perlu memanggil pemilik dan pemegang saham lainnya,” lanjut Achmad.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan