Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Terkait Kemungkinan Koalisi PKS, NasDem, dan Demokrat, Pengamat: Apakah AHY Akan Diterima?

Terkait Kemungkinan Koalisi PKS, NasDem, dan Demokrat, Pengamat: Apakah AHY Akan Diterima? Kredit Foto: Partai Demokrat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia) Ray Rangkuti menilai PKS, Partai NasDem, dan Partai Demokrat kemungkinan tak bisa klop.

Ray menilai sebenarnya koalisi ketiga partai itu akan sangat terbuka dari segi pengusungan capres dan cawapres.

Baca Juga: Terungkap! Jadi Ini Alasan Surya Paloh Usul Duet Anies-Ganjar, Ternyata...

Sebab, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinomorsatukan oleh kader Partai NasDem seluruh Indonesia dalam rakernasnya.

“Tentu saja ini adalah langkah yang baik,” ujar Ray kepada GenPI.co, Selasa (28/6).

Selain itu, dirinya juga menduga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan mendampingi Anies dalam Pilpres 2024.

“Langkah tersebut baik bagi koalisi maupun publik. Sebab, koalisi akan membuat komitmen mereka lebih kuat,” ucapnya.

Namun, kesepakatan atas capres dan cawapres merupakan tantangan pertama yang harus dilalui koalisi parpol.

“Oleh sebab itu, tugas mereka saat ini adalah menata hal-hal yang sifatnya teknis saja,” tuturnya.

Baca Juga: Surya Paloh Buka-Bukaan, Ada yang Ingin Jegal NasDem

Ray mengatakan membentuk koalisi bukanlah hal mudah untuk dilalui.

“Walaupun tidak ada tantangan dari luar, tetapi masalah internal juga bisa jadi hambatan,” kata dia.

Menurut Ray, ketiga parpol kemungkinan akan sangat kebingungan untuk mengusulkan nama cawapres.

“Apakah AHY dapat diterima dan tidak merugikan Partai NasDem? Sebab, NasDem punya potensi bersaing ketat merebut suara pemilih dengan basis yang sama dengan Demokrat,” ujar Ray.

Baca Juga: Ngeri! Informan SBY Bukan Orang Sembarangan: Mendengar Langsung dari Mulutnya Presiden, Presiden Hanya Mau Dua Calon

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Adrial Akbar

Advertisement

Bagikan Artikel: