Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jokowi Menuju Moskow, Para Pakar Mulai Bicara Kemungkinan Damai Rusia dan Ukraina

Jokowi Menuju Moskow, Para Pakar Mulai Bicara Kemungkinan Damai Rusia dan Ukraina Kredit Foto: Twitter/Jokowi

Pengamat internasional, Dinna Prapto Raharja menyampaikan hal serupa. Kata dia, Indonesia adalah negara yang cukup disegani di Kawasan Asia. Posisi geografis, kepentingan ekonomi negara-negara Barat dan Rusia di Asia yang besar, membuat Indonesia mempunyai daya tawar agar resolusi damai bisa didengar. 

Selain itu, kata dia, hubungan Indonesia dengan Rusia maupun Ukraina juga sangat baik. Indikator yang paling nampak dari relasi itu, tidak adanya penolakan atas rencana kunjungan Jokowi dari  Zelenskyy maupun Putin.

Baca Juga: Rusia Alami Mimpi Buruk, Bukan Main-main, NATO Sukses Bikin Kicep

"Seberapa berhasil? Tergantung kepiawaian tim Presiden Jokowi," kata Dinna, kemarin. 

Pendiri Synergy Policies ini menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menyukseskan misi ini.

Pertama, tidak mengandalkan diplomasi megaphone atau mengeluarkan pernyataan di media massa yang berpotensi menaikkan eskalasi.

Selain itu, proses menuju perdamaian tak bisa langsung dicapai dalam satu kali pertemuan. Butuh proses dari kedua belah pihak. 

Kedua, sejauh mana Indonesia bisa meyakinkan negara-negara Barat untuk menghentikan segala sanksinya terhadap Rusia. Sebab, jika negara-negara Barat terus memojokkan Rusia, perang akan terus berlangsung.

Baca Juga: Makin Meresahkan, OJK Temukan 105 Pinjol Ilegal

Halaman:

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel: