Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Usul Anies dan Ganjar Sulit Diwujudkan, Duet Pemersatu Bangsa Terus Dilawan, PDIP Lebih Support Puan

Usul Anies dan Ganjar Sulit Diwujudkan, Duet Pemersatu Bangsa Terus Dilawan, PDIP Lebih Support Puan Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ide Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengusung duet pemersatu bangsa di Pilpres 2024 masih menuai penolakan. PDIP yang dipimpin Megawati Soekarnoputri, termasuk yang kurang sreg dengan ide itu.

Duet pemersatu bangsa yang diusulkan Paloh itu salah satunya adalah memasangkan Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan. Ganjar-Anies dinilai bisa menjadi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang mewakili dua kutub yang berbeda.

Baca Juga: Ketua DPRD DKI Layangkan Protes ke Gubernur Anies Baswedan: Gimana Nasib Jalan Ali Sadikin?

Anies mewakili kubu agamis, sementara Ganjar, nasionalis. Jika Anies banyak didukung oleh kalangan oposisi atau di luar pemerintah, Ganjar justru digandrungi oleh kelompok pendukung pemerintah. Nah, jika keduanya disatukan, NasDem yakin, bisa mengakhiri polarisasi yang ada selama ini.

Paloh mengakui sudah mengusulkan ide duet pemersatu bangsa itu ke Presiden Jokowi. Namun, tak cuma duet Anies-Ganjar, bos Media Grup itu juga mengajukan duet lainnya, yakni Anies-Puan Maharani. Opsi lainnya; Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar.

"Saya bilang, itulah impian kita bersama. Polarisasi itu hilang, mempersatukan," kata Paloh, beberapa waktu lalu.

Menurut Paloh, nama-nama duet tersebut memang ia sendiri yang mengusulkan ke Jokowi. Meskipun, diakuinya, tak punya subjektivitas dalam memilih kandidat duet tersebut.

Baca Juga: Mohon Maaf Pak Ganjar, PDIP Lebih Memilih untuk Mengusung Puan Maharani

"Saya akui iya (memilih komposisi), jadi apa yang bisa saya sumbangkan," imbuhnya.

Halaman:

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan