Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Wakilnya Anies Merespons PHK Besar-besaran Karyawan Holywings

Wakilnya Anies Merespons PHK Besar-besaran Karyawan Holywings Kredit Foto: Andi Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria merespons kabar terkait pemutusan hubungan kerja atau PHK massal karyawan Holywings. Namun Riza menyatakan pihaknya telah menyiapkan beberapa solusi terkait hal tersebut.

Menurutnya, pertama menjadi tugas pihak manajemen bagaimana mencari solusinya.

Baca Juga: Pengamat Soroti Praktik Cuci Tangan Manajemen Holywings atas Nasib 6 Karwayan

Riza menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan program lowongan pekerjaan yang bisa diikuti semua warga, termasuk karyawan Holywings.

"Sudah disiapkan melalui media sosial kami mana saja tempat yang bisa diikuti warga untuk mencari lowongan pekerjaan," ucap dia di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (1/7/2022).

Riza Patria menyampaikan program Jakpreneur juga bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Sementara itu, dia mengatakan permasalahan Holywings juga akan menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta ke depannya.

Selain itu, Riza meminta agar semua badan usaha supaya lebih memperhatikan lagi syarat mendirikan usaha dan perizinannya.

"Syaratnya harus dipenuhi, jangan sampai nanti sudah banyak karyawannya malah ada penemuan sehingga harus dicabut dan membuat karyawannya terbengkalai," ungkapnya.

Di sisi lain, Riza Patria juga menegaskan Holywings tidak bisa beroperasi kembali setelah izin usahanya dicabut.

Dia menyinggung banyak pemberitaan yang menyebutkan Holywings bisa beroperasi kembali.

"Supaya klir, Holywings tidak bisa dibuka lagi. Kemarin beritanya dipelintir," terangnya.

Selain izin telah dicabut, Riza mengungkapkan Holywings juga mengandung unsur penistaan agama terkait minuman promosi yang diberi nama Muhammad dan Maria. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan