Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bukan Ganjar, Tapi Ahok yang Disarankan Jabat MenpanRB, Tapi Itu Kata Demokrat

Bukan Ganjar, Tapi Ahok yang Disarankan Jabat MenpanRB, Tapi Itu Kata Demokrat Kredit Foto: Instagram/Basuki Tjahaja Purnama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk figur yang tegas untuk menggantikan posisi Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Jansen menilai politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memiliki sikap tegas. Hal ini terbukti ketika Ahok menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Izin ACT Dicabut, Fadli Zon Langsung Gak Setuju: Jangan Otoriter Main Cabut Izin!

"Biar langsung bangun pelayanan publik para ASN kita. Di DKI kemarin ini menurutku kesuksesan Pak Ahok," ujar Jansen dikutip dari akun Twitternya @jansen_jsp, Kamis (7/7/2022).

Jansen berpandangan, sikap tegas Ahok juga cocok dengan nama lembaga Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara/Reformasi Birokrasi.

"Biar aja dia marah-marah ke PNS dan birokrasi kita biar tambah beres, benar dan berdayaguna kerjanya layani rakyat. Karakter seperti pak Ahok ini menurutku pas. Penting bukan marah-marah ke rakyat dia kan, ke PNS," tegasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai pos Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan RB) tetap diisi tokoh PDIP.

Baca Juga: PKS Gugat Presidential Threshold, Gerindra Langsung Mewanti-Wanti, MK Selama Ini...

"Soal sosoknya itu tergantung Ibu Megawati yang dekat dengan beliau dan katakanlah punya jasa besar terhadap partai, mungkin dialah yang akan diprioritaskan menggantikan Tjahjo Kumolo sebagai MenPAN-RB," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin.

Baca Juga: Luhut Sebut Motor Listrik Mau Disubsidi, Said Didu Colek Sri Mulyani: Sangat Tidak Adil

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Editor: Adrial Akbar

Advertisement

Bagikan Artikel: