Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Perusahaan yang Jadi Jagoannya Lo Kheng Hong Berubah Nasib dari Untung Jadi Buntung!

Perusahaan yang Jadi Jagoannya Lo Kheng Hong Berubah Nasib dari Untung Jadi Buntung! Kredit Foto: WE
Warta Ekonomi, Jakarta -

Salah satu perusahaan jagoan dari Lo Kheng Hong, yakni pT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) berbalik merugi pada paruh pertama tahun ini. Gajah Tunggal mencatatkan kerugian sebesar Rp63,88 miliar pada semester I 2022. Capaian tersebut berbalik dari semester I 2021, di mana Gajah Tunggal meraih laba bersih Rp98,17 miliar.

Penjualan bersih Gajah Tunggal tumbuh 14,19% (yoy) dari Rp7,26 triliun per Juni 2021 menjadi Rp8,29 triliun per Juni 2022. Penjualan pihak berelasi mengalami kenaikan, yakni dari Rp1,55 triliun pada H121 menjadi Rp1,65 triliun pada H122. Begitu pula dengan penjualan pihak ketiga, kontribusinya meningkat dari sebelumnya Rp5,79 triliun menjadi Rp6,73 triliun.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah vs Dolar AS Hari Ini, 25 Juli 2022: Gagah Perkasa!

Nilai penjualan tersebut terpangkas oleh kenaikan beban pokok penjualan yang ditanggung Gajah Tunggal, yakni sebelumnya hanya Rp6,07 triliun per Juni 2021 menjadi Rp7,17 triliun per Juni 2022. Beban penjualan membengkak dari Rp381,24 miliar menjadi Rp436,09 miliar. 

Yang paling signifikan, Gajah Tunggal membukukan bagian rugi bersih entitas asosiasi dan ventura bersama sebesar Rp52,51 miliar pada paruh pertama tahun 2022. Nilai tersebut berbanding terbalik dari periode paruh pertama tahun 2021, di mana tercatat sebagai laba sebesar Rp12,84 miliar.

Total aset Gajah Tunggal per Juni 2022 mencapai Rp19,30 triliun. Jumlah tersebut naik jika dibandingkan periode Desember 2021 yang sebesar Rp18,45 triliun.  

Baca Juga: Ditopang Asuransi Kendaraan, Pertumbuhan Qoala Plus Meningkat 3 Kali Lipat di Sumatera

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Advertisement

Bagikan Artikel: