Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dituding Fahri Hamzah Bohongi Rakyat soal Capres, Langsung Direspons NasDem, Telak!

Dituding Fahri Hamzah Bohongi Rakyat soal Capres,  Langsung Direspons NasDem, Telak! Kredit Foto: Instagram/Fahri Hamzah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menuding Partai NasDem membohongi rakyat soal 3 nama calon Presiden (Capres) yang diumumkan ke publik. Hal itu langsung dibalas Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Bestari Barus.

Bestari menduga Fahri sedang sibuk mendongkrak nama Partai Gelora. Sehingga, berbagai upaya dia lakukan untuk keperluan itu. 

Baca Juga: Telak! Fahri Hamzah Bilang Koalisi Indonensia Bersatu Cuman Tipu-Tipu

"Fahri Hamzah mungkin lagi kebingungan dalam mencari bahasan agar Partai Gelora bisa sedikit bicara pada isu-isu nasional guna mengangkat nama Gelora untuk bisa dikenal luas," katanya kepada AKURAT.CO, Minggu (31/7/2022).

Namun, kata Bestari, Fahri memilih menggulirkan isu yang terkait dengan sikap partai orang lain. Menurut Bestari, pernyataan Fahri tersebut tentu merupakan jalan pintas mendongkrak popularitas atau menyedot perhatian publik.

"Salah satu jalan pintas ya seperti itu, mencoba gulirkan isu-isu murah saja," ujarnya. 

Dia pun berharap Partai Gelora yang merupakan tempat Fahri bernaung bisa lolos ke Senayan pada Pileg 2024. Sehingga, bisa berjuang di DPR RI untuk mewujudkan visi politik partai tersebut.

"Kalau tidak memungkinkan 2024 masuk parlemen, maka mudah-mudahan di 2029 bisa masuk jika Fahri dan gelora mampu gelontorkan ide-ide brilian dan sedikit berbobot untuk kemajuan negeri," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan, Partai NasDem telah membohongi rakyat soal tiga nama bakal calon Presiden (Capres) yang akan diusung pada Pemilu 2024.

Tiga nama bakal Capres yang dimaksud itu adalah Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Andika Perkasa. Fahri menyebut, ketiga nama itu hanya basa-basi belaka.

"Ah ini basa basi. Nanti lain (lagi namanya). Sudah lah ini cuma bohongi rakyat aja," kata Fahri dalam sebuah diskusi di kawasan Jakarta Selatan, pada Sabtu (30/7/2022).

Tak tanggung-tanggung, Fahri menyebut pilihan nama-nama yang diumumkan oleh Surya Paloh dinilai irasional.

Sebab, kata Fahri, Partai NasDem tidak bisa mengusung Capres karena terbentur ketentuan presidential threshold sebesar 20 persen. 

"Jadi menurut saya ini yang perlu kita koreksi. Ini bukan pilihan rasional. Ini kan sedang menipu bangsa Indonesia," ucap dia. 

Baca Juga: Catat! Ini Jurus Jitu OJK Untuk Cegah Pencucian Uang di Industri Pergadaian

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Editor: Adrial Akbar

Advertisement

Bagikan Artikel: