Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Jawa Barat akan menjadi tuan rumah diselenggarakannya rapat kerja nasional (rakernas) I ASLABKESDA yang diselenggarakan pada 4-6 Agustus di Kota Bandung.
"Jawa Barat siap menjadi tuan rumah rakernas Aslabkesda 2022," kata Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Ema Rahmawati kepada wartawan di Bandung, Rabu (3/8/2022).
Baca Juga: Pendukung Anies dan Ganjar Perlu Catat! NasDem Pastikan Bakal Usung Capres Hasil Rakernas
Ema yang juga menjadi Ketua Panitia Rakernas I Aslabkesda mengatakan terdapat sejumlah isu penting yang akan dibahas dalam kegiatan bertema 'Laboratorium Kesehatan Daerah siap Menghadapi Reformasi Birokrasi dan Transformasi Sistem Kesehatan untuk Terwujudnya Revitalisasi Sistem Kesehatan' itu.
Dalam kegiatan tersebut, akan dilakukan seminar nasional dengan menghadirkan pembicara dari Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan Komite Akreditasi Nasional.
"Akan dilakukan juga workshop tentang manajemen laboratorium kesehatan, tata laksana kejadian luar biasa, serta jaminan kualitas pemeriksaan laboratorium kesehatan masyarakat," ungkapnya.
Revitalisasi laboratorium kesehatan milik pemerintah daerah menjadi sangat penting terutama di saat pandemi seperti saat ini. Kemampuan alat penguji yang didukung kualitas sumber daya manusia yang andal mutlak diperlukan agar sampel/bahan dapat diuji secara akurat.
Laboratorium kesehatan merupakan salah satu fasilitas penting yang harus tersedia. Keberadaannya sangat diperlukan untuk pengukuran, pengujian, dan penetapan bahan/sampel yang berasal dari manusia maupun nonmanusia untuk menentukan jenis penyakit maupun kondisi kesehatan lainnya.
"Keberadaan Labkesda ini semakin dibutuhkan terutama di saat pandemi seperti sekarang," ujarnya.
Baca Juga: Anggaran Minim, Dinas Bina Marga Putar Otak Perbaiki 450 Km Jalan Rusak di Jabar
Dia mencontohkan, pada 2021 yang lalu, pihaknya pernah memeriksa hingga 10 ribu sampel Covid-19 per hari. Oleh karena itu, pandemi ini menjadi momentum untuk dibentuknya Akselerasi Laboratorium Kesehatan Daerah (ASLABKESDA) Indonesia. Setiap Labkesda harus lebih mempererat komunikasi untuk membantu percepatan penanganan virus tersebut.
Saat ini, kata Ema, di seluruh Indonesia terdapat 247 Labkesda milik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.
"Pembentukan Aslabkesda ini sudah direncanakan sesaat sebelum Covid-19. Nah dengan terjadinya Covid, ini menjadi momentum untuk segera dibentuk dan menyusun program kerja," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Ayu Almas