Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Said Didu: Prabowo Cuma Presiden 2 Tahun, Sisanya Milik Gibran?

Said Didu: Prabowo Cuma Presiden 2 Tahun, Sisanya Milik Gibran? Kredit Foto: Twitter/Said Didu
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu kembali menyinggung pernyataan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie bahwa Presiden Prabowo Subianto hanya akan menjabat selama dua tahun.

Menurut Said Didu, semakin terlihat bahwa Prabowo hanya diberi waktu berkuasa oleh kelompok yang disebutnya sebagai Geng SOP (Solo, Oligarki, Parcok), sebelum digantikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Tanda-tanda ucapan Dr. Conny bahwa Pak @prabowo hanya diberikan waktu berkuasa oleh Geng SOP hanya 2 tahun makin terlihat," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Minggu (28/6/2026).

Belakangan, aksi demonstrasi besar-besaran kerap terjadi terhadap pemerintahan Prabowo. Massa menuntut penghentian dan evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), penurunan harga BBM, hingga perombakan Kabinet Merah Putih.

Connie sendiri pernah mengaku mendapat cerita dari Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) saat Pilpres 2024, Rosan Roeslani, bahwa jika Prabowo menang, ia hanya akan menjabat dua tahun, lalu digantikan Gibran.

"Saya bilang apa dulu saya mau tanya emang Pak Prabowo ini bakal jadi presiden berapa lama? Ini menyampaikan Pak Rosan loh, duta besar kita, mantan, di Amerika. Jadi rencananya dua tahun. Tiga tahun berikutnya diikuti oleh Gibran," kata Connie.

Namun, Rosan Roeslani membantah keras klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa ucapan “dua tahun” justru pertama kali keluar dari mulut Connie sendiri.

Baca Juga: Prabowo dan Gibran Tak Serasi di Panggung yang Sama, Beda saat Temui 2.600 Rektor se-Indonesia

"Pernyataan yang dua tahun itu bukan datang dari saya. Beliau (Connie) mengatakan, 'Ini gimana kalau sudah dua tahun, atau kalau tiba-tiba Pak Prabowo, saya ini orang intelijen, bisa saja Pak Prabowo diracun, bisa lebih cepat, itu gimana?', dia bilang begitu," ujar Rosan dalam konferensi pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan.

"Saya bilang, 'Bu, udahlah, itu tidak pantas. Ya sudahlah, kita, sih, nggak ada pikiran seperti itu lah, janganlah'," lanjutnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya