Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Suharso: Strategi Ini Dapat Mendorong Ekonomi Global Menjadi Lebih Tangguh dan Kuat

Suharso: Strategi Ini Dapat Mendorong Ekonomi Global Menjadi Lebih Tangguh dan Kuat Kredit Foto: Martyasari Rizky
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menegaskan adanya implementasi enam strategi transformasi ekonomi Indonesia, yakni sumber daya manusia yang berdaya saing, produktivitas sektor ekonomi, ekonomi hijau, transformasi digital, integrasi ekonomi domestik, dan pembangunan Ibu Kota Negara, akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

“Strategi ini diharapkan dapat membawa perekonomian kita dan perekonomian global menjadi lebih tangguh dan kuat. Indonesia menyusun agenda transformasi ekonomi berdasarkan Visi Indonesia 2045,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, dalam siaran resminya, Senin (9/8/2022). 

Baca Juga: Kunjungan ke Amerika Serikat, Suharso Monoarfa Minta Masukan Soal Ini!

Hal ini ia sampaikan di dalam rangkaian agenda side event "Transforming the Economy Towards A Resilient and Sustainable Economic Growth" yang digelar di Bali sebagai rangkaian 3rd G20 Development Working Group (DWG) Meeting, pada hari Senin, 8 Agustus 2022 kemarin.

Lebih lanjut, dalam implementasinya, strategi tersebut akan dijabarkan dan disesuaikan dengan karakteristik ekonomi, baik di tingkat nasional, maupun di tingkat daerah. 

“Strategi di tingkat daerah diperlukan karena masalah ekonomi dan karakteristik ekonomi yang berbeda di setiap daerah sehingga tidak mungkin ada kebijakan ‘satu untuk semua’ bagi setiap daerah,” tutur Menteri Suharso. 

Salah satu contoh strategi khusus yang dibuat dengan karakter daerah adalah “Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Menuju Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, dan Sejahtera” yang disusun Kementerian PPN/Bappenas. Sebagai provinsi yang mengalami penurunan ekonomi terdalam akibat pandemi dan sebagai barometer perekonomian Indonesia, Bali melaksanakan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dengan strategi yang tertuang dalam peta jalan tersebut.

Baca Juga: Sudah Lama Disiapkan, Ternyata Ini Alasan Anies Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Simak!

Selain membahas strategi transformasi ekonomi Indonesia, side event ini turut menggali pandangan para tokoh perencanaan pembangunan nasional, yakni Menteri PPN/Kepala Bappenas 2016-2019 Bambang Brodjonegoro, Menteri PPN/Kepala Bappenas 2009-2014 Armida Alisjahbana, hingga Ricardo Hausmann, Director of the Growth Lab Center for International Development, Kennedy School of Government, Harvard University yang pernah menjabat sebagai Minister of Planning Venezuela pada 1992-1993.           

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Dirut Baru BTPN, Ini Perjalanan Karir Henoch Munandar

Penulis: Martyasari Rizky
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: