Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PHR Serahkan Draf Rencana Penerapan CEOR Tahap 1 Lapangan Minas ke SKK Migas

PHR Serahkan Draf Rencana Penerapan CEOR Tahap 1 Lapangan Minas ke SKK Migas Kredit Foto: Pertamina
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) secara resmi mengajukan draf rencana pengembangan (plan of development/ POD) dari proyek Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) Tahap 1 di Lapangan Minas Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Direktur Utama PHR, Jaffee A. Suardin, menyerahkan dokumen tersebut kepada Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, dalam kunjungan kerja di Kompleks PHR di Rumbai, Pekanbaru, pada Senin (8/8).

Kunjungan kerja ini juga bertepatan dengan peringatan satu tahun alih Kelola WK Rokan ke PHR serta inagurasi fasilitas Digital & Innovation Center. Penyerahan dokumen juga disaksikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, dan Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE), Budiman Parhusip. Finalisasi dari rancangan POD ini selanjutnya direncanakan dapat diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: Pusat Digitalisasi dan Inovasi Pertamina Hulu Rokan Dukung Peningkatan Produksi Blok Rokan

"Pengembangan CEOR merupakan bagian dari Komitmen Kerja Pasti, atau KKP, PHR kepada pemerintah untuk peningkatan cadangan dan/atau produksi dalam periode lima tahun pertama sejak alih kelola WK Rokan pada 9 Agustus 2021 lalu," ungkap Jaffee A. Suardin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, dikutip Selasa (9/8).

PHR berencana menjalankan CEOR Tahap 1 melalui injeksi perdana surfaktan di Lapangan Minas sekitar akhir 2025 guna memenuhi tata waktu sesuai KKP.

Rencana pelaksanaan Tahap 1 mencakup 37 sumur termasuk sumur produksi, injector, observasi, dan disposal dengan menerapkan konfigurasi sumur berpola 7 spot inverted irregular. Surfaktan dialirkan ke dalam sumur minyak untuk melepaskan sisa-sisa minyak yang terperangkap dalam pori-pori batuan di reservoir. Surfaktan bekerja menurunkan tegangan antarmuka antara minyak bumi dengan air sehingga dapat meningkatkan perolehan minyak bumi.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, menyampaikan bahwa pengembangan CEOR di Minas merupakan salah satu upaya optimalisasi produksi WK Rokan yang masih memiliki potensi besar. "Untuk mendukung proyek ini, SKK Migas juga akan bekerja secara cepat dalam melakukan review serta memberikan persetujuan dokumen POD CEOR tersebut. Secara optimis akan kami selesaikan dalam waktu yang sesingkat mungkin," ujarnya.

Baca Juga: PermataBank Salurkan Pembiayaan Syariah Rp 1,5 Triliun Kepada Link Net

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: