Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nilai Kripto Jatuh Sampai 60%, Separuh Warga Nigeria Justru Ramai-Ramai Adopsi Kripto

Nilai Kripto Jatuh Sampai 60%, Separuh Warga Nigeria Justru Ramai-Ramai Adopsi Kripto Kredit Foto: Unsplash/Kanchanara
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pasar kripto pernah mengalami kejatuhan dengan kehilangan sebanyak 60% dari penilaian mereka pada April lalu. Akibatnya, aktivitas perdagangan, transaksi, maupun investasi kripto pun mengalami penurunan. Namun, yang menarik adalah bahwa kejatuhan kripto pada April lalu itu ternyata memunculkan tren baru.

Dilansir dari Cointelegraph pada Selasa (9/8/2022), studi baru-baru ini telah menyoroti keingintahuan dan minat negara berkembang pada kripto, yang hasilnya, berdasarkan data Google Trends, negara-negara berkembang nampaknya memiliki suatu semangat untuk membeli kripto di saat terjadi penurunan harga.

Hal ini tidak terkecuali terjadi juga pada masayrakat Nigeria. Dalam penelitian yang dilakukan oleh CoinGecko, rasa ingin tahu masyarakat Nigeria terhadap kripto mengalami peningkatan yang cukup signifikan setelah terjadinya penurunan harga kripto pada April.

Baca Juga: Keuskupan Agung Katolik Roma Washington DC Bakal Terima Donasi dalam Bentuk Kripto

Populasi Nigeria yang mencari kata kunci cryptocurrency, investasi kripto, dan beli kripto rupanya menempati urutan pertama terbanyak, disusul oleh Uni Emirat Arab (UEA) yang menempati urutan kedua mengenai pencarian kripto, dan Singapura yang menempati urutan ketiga populasi yang paling banyak mencari tahu tentang kripto.

Ketertarikan masyarakat Nigeria untuk menggunakan, berinvestasi, bertransaksi, dan memperdagangkan kripto ini bukan terjadi hanya karena tren pencarian global saja, namun juga didorong oleh tren adopsi kripto yang sudah mulai menjamur di wilayah Afrika.

Selain itu, layanan keuangan yang tidak memadai di negara tersebut menyebabkan masyarakat Nigeria memilih untuk beralih menggunakan layanan kripto.

Berdasarkan laporan Cointelegraph [ada bulan April], hampir 17,36 juta atau setara dengan 52% investor kripto Nigeria telah mengalokasikan lebih dari setengah aset mereka ke mata uang kripto dan mulai menggunakan kripto sebagai alternatif yang layak untuk menyimpan serta mentransfer aset.

Baca Juga: Sentil Hilmi Firdausi, Ferdinand Hutahaean: HTI dan FPI Sekarang Juga Setara dengan PKI..

Penulis: Tri Nurdianti
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: