Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Marketplace Konstruksi Terbaru, Ukur.com Lengkap dengan Fitur dan Kesudahannya

Marketplace Konstruksi Terbaru, Ukur.com Lengkap dengan Fitur dan Kesudahannya Kredit Foto: Unsplash/Rupixen
Warta Ekonomi, Jakarta -

Toko bahan bangunan atau toko material merupakan tempat di mana kita bisa membeli segala kebutuhan bangunan seperti kaca, keramik, semen, engsel, dan juga lain sebagainya. Segala macam bahan dan material yang kita butuhkan dalam membangun rumah, gedung, atau pun bangunan lainnya dapat kita jumpai di tempat ini.

Selain memberikan keuntungan, memiliki sebuah bisnis toko bangunan juga harus mempunyai strategi tersendiri. Hal ini dimaksudkan agar usaha yang sedang kita jalankan dapat berkembang dan juga menghasilkan timbal balik yang sepadan.

Baca Juga: Langkah Aman Tak Keliru Berbelanja di Marketplace

Terutama, ketika Anda ingin membuka toko kebutuhan bangunan yang tentu saja pada awalnya menelan dana yang tidak sedikit, dibutuhkan cara khusus dalam menjalankan pada bidang ini agar menghasilkan keuntungan yang lebih.

Tips untuk Bisnis Toko Bahan Bangunan

Kita dengan mudah dapat menemukan toko yang menjual alat-alat ataupun material kebutuhan bangunan. Setidaknya, kita menjumpai dua hingga tiga toko bangunan yang ada pada suatu daerah. Sekian banyak orang yang memiliki usaha toko bangunan membuat kita harus berpikir lebih keras jika ingin berkecimpung pada bisnis yang sama. Jangan khawatir, berikut merupakan tips agar toko material yang dimiliki dikunjungi oleh masyarakat.

1. Lokasi Strategis 

Lokasi yang sering didatangi masyarakat, contohnya lokasi yang berada di dekat dengan terminal dan pasar, juga dekat dengan daerah kompleks perumahan. Pemilihan lokasi merupakan satu faktor yang sangat penting untuk kesuksesan sebuah usaha.

Oleh karena itu, banyak orang rela mengeluarkan budget besar demi mendapatkan lokasi strategis. Hal ini disebabkan jika memiliki toko bangunan di tempat-tempat tersebut membuat masyarakat akan lebih mudah menemukan toko Anda, serta membuka peluang mendapatkan pelanggan yang lebih banyak.

2. Daftar Barang yang Dijual

Menyusun daftar barang toko bahan bangunan merupakan prosedur yang bisa dibilang susah-susah gampang. Karena jika tidak dilakukan dengan benar, bisa saja membuat perputaran modal yang dikeluarkan menjadi terhambat.

Karena itu, pada awal membuka usaha cobalah untuk memaksimalkan modal pada barang-barang yang memiliki perputaran yang relatif cepat, contohnya seperti pasir, bata, semen, besi, dan cat tembok. Hal ini merupakan hal bisa dilakukan agar modal tersebut bisa lebih cepat menghasilkan dan juga perputaran bisnis Anda berjalan dengan lancar.

3. Promosi

Semua jenis usaha yang dimiliki perlu melakukan promosi ketika bisnis tersebut baru saja dimulai. Hal ini merupakan sebuah keharusan. Karena tidak ada gunanya Anda membangun sebuah bisnis jika tidak dikenal oleh orang lain. Oleh karena itu, cobalah untuk melakukan promosi pada bisnis yang tengah dijalankan. Langkah awal mulailah dari orang-orang terdekat Anda, seperti saudara, teman, dan orang-orang terdekat Anda yang lain.

4. Harga Bersaing

Artinya, bisnis memang memiliki tujuan untuk mencari laba, tetapi menetapkan laba yang terlampau tinggi di atas harga pasaran juga berpotensi merusak bisnis Anda tersebut. Apalagi, berbicara tentang toko bangunan, orang-orang yang membeli bahan untuk bangunan tentu lebih tertarik berbelanja kebutuhan bangunan di toko material yang memiliki harga lebih terjangkau pada produk yang sama.

Oleh karena itu, tentukan harga secara wajar dan bersaing. Hal ini dilakukan agar calon pembeli berminat berbelanja di toko milik Anda, dan Anda juga masih bisa menghasilkan keuntungan atas usaha yang dijalankan.

5. Utamakan Kejujuran dan Pelayanan

Jujur merupakan kunci menjaga pelanggan agar tetap loyal terhadap toko milik Anda. Ketika seseorang merasa dibohongi, kepercayaan orang tersebut akan berkurang dan berpotensi untuk mempercayai lagi dengan toko tersebut. Selain alasan tersebut, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan membuat mereka sebagai pembeli akan merasa dihargai dan diakomodir segala kebutuhannya.

Percaya atau tidak percaya, penjual toko bangunan yang memiliki skill komunikasi yang baik dan juga kooperatif jauh lebih disukai oleh pelanggan. Hal ini disebabkan para pembeli cenderung banyak bertanya ketika dia membeli kebutuhan bangunan.

Baca Juga: Akusisi Axle Asia, Bolttech Siap Perkuat Bisnis Asuransi di Indonesia

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: