Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

India Mulai Ambil Langkah, Ekspor CPO Indonesia Bakal Terdampak?

India Mulai Ambil Langkah, Ekspor CPO Indonesia Bakal Terdampak? Kredit Foto: ANJ
Warta Ekonomi, Jakarta -

India dan China merupakan konsumen utama minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) asal Indonesia. Kendati demikian, meningkatnya harga CPO belakangan ini membuat beban impor India membengkak dan menjadi salah satu pemicu inflasi negara tersebut. 

Melansir Reuters pada Kamis (18/8), impor minyak nabati India mencapai USD18,9 miliar pada tahun 2021, yang membuat defisit neraca perdagangan membengkak. Pemerintah India pun mengambil langkah strategis yang bisa memastikan pasokan CPO dari dalam negeri dan mengurangi impor secara signifikan.

Baca Juga: Harga CPO di KPBN Periode 16 Agustus 2022 Masih Naik, Jadi Segini!

Dalam setahun, India mengimpor minyak nabati sebanyak 14 juta ton, termasuk 8,5 juta ton CPO. Sementara tingkat produksinya hanya sekitar 300.000 ton per tahun, sehingga kebutuhan CPO diimpor dari Indonesia dan Malaysia. Saat ini, pemerintah India mulai membuka lahan untuk perkebunan kelapa sawit di daerah Telangana, dengan target 2 juta hektar dalam 4 tahun ke depan. 

"Dalam 4 tahun ke depan, sebagian besar perkebunan sawit akan selesai, dan dalam 7 - 8 tahun Telangana akan mampu memproduksi 4 juta ton minyak sawit," kata Direktur Hortikultura pemerintah negara bagian Telangana, L Venkatram Reddy, dilansir dari Reuters, Kamis (18/8).

Baca Juga: Jenderal Listyo Sigit Cuma Bisa Joget Tipis, "Jelas Banyak Beban, Khawatir Soal Kasus Ferdy Sambo"

Jika proyeksi tersebut terwujud maka impor India akan berkurang nyaris setengahnya, hal ini tentunya bisa menekan harga CPO. Sementara itu dalam beberapa pekan terakhir, CPO masih sulit menguat akibat perekonomian China yang menunjukkan perlambatan. Alhasil, permintaan pun berisiko menurun.

Baca Juga: Tawarkan Bunga Rendah, BNI Segera Luncurkan Bank Digital UMKM Pertama di Indonesia

Penulis: Ellisa Agri Elfadina
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: