Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Menkes Targetkan Belanja 60% Produk Kesehatan dari Pasar Lokal

Menkes Targetkan Belanja 60% Produk Kesehatan dari Pasar Lokal Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementrian Kesehatan  (Kemenkes) mulai merespon perintah Presiden Joko Widodo agar semua instansi pemeritah mengutamakan penggunaan produk lokal dalam menggunakan belanja negara.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin PUN menargetkan 60% produksi alat kesehatan dalam negeri gunakan komponen lokal.

''Kalau sekarang masih ada beberapa komponen dari luar negeri tidak apa-apa. Tapi kita tidak bisa melakukan ini terlalu lama. Keinginan kita sekitar 50-60% alat kesehatan dan obat-obatan dari hulu sampai ke hilir harus dikembangkan dan diproduksi di dalam negeri,'' kata Budi saat meresmikan fasilitas produksi dan peluncuran perdana alat kesehatan elektromedik Mindray, kemarin.

Budi mengungkapkan target tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa alat kesehatan di Indonesia baik yang sudah jadi maupun bahan bakunya masih di dominasi impor.

Pihaknya menjabarkan di tahun 2019-2020 saja, transaksi alat kesehatan impor mencapai 88% sementara untuk produk lokal hanya berkisar 12%. Padahal dari total 496 jenis alat kesehatan yang ditransaksikan di kurun waktu tersebut, ada 152 alkes yang sebenarnya mampu diproduksi sendiri.

Rendahnya penggunaan alkes produk lokal ini ditengarai keterbatasan teknologi dan implementasi regulasi penggunaan produk dalam negeri.

“Hal ini semakin diperburuk saat awal pandemi Covid-19, Indonesia kesulitan mendapatkan alat kesehatan karena adanya lockdown serta pembatasan mobilitas manusia maupun barang untuk mengurangi transmisi virus,”pungkasnya.

Baca Juga: Volume Transaksi LCS Bank Mandiri Naik 112,3% Per November 2022

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: