Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jenderal Listyo Akhirnya Buka-bukaan Soal Ferdy Sambo, Ngaku Sempat Kena Prank: Saya Sempat Bertanya, Bahkan Dia Bersumpah

Jenderal Listyo Akhirnya Buka-bukaan Soal Ferdy Sambo, Ngaku Sempat Kena Prank: Saya Sempat Bertanya, Bahkan Dia Bersumpah Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hadir menjadi pengisi sebuah acara televisi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pemikirannya soal serangkaian kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo, diikuti empat tersangka lainnya yakni Bharada E, Bripka RR, Putri Candrawathi, dan Kuwat Maruf.

Seperti yang diketahui, sejak kasus ini terungkap ke publik, Ferdy Sambo menutupi peristiwa pembunuhan dengan skenario polisi tembak polisi antara Brgadir J dan Bharada E, yang dipicu pembelaan atas terjadinya pelecehan seksual kepada Putri. 

Baca Juga: Kuatnya Ferdy Sambo, Jenderal Listyo Ngaku Anak Buahnya Sampai Ketakutan Ungkap Kasus Brigadir J!

Skenario tersebut, menurut Jenderal Sigit, telah berusaha disebarkan Sambo ke berbagai pihak. Termasuk kepadanya yang turut menjadi korban prank alias kebohongan dari mantan anak buahnya tersebut.

"Saudara FS ini kan menceritakan peristiwa, skenario, yang terjadi di Duren Tiga itu kan tembak-menembak, dan itu disampaikan ke banyak orang termasuk saya," ungkap Sigit, ketika hadir di acara Satu Meja yang ditayangkan di kanal YouTube KOMPASTV.

Namun berbagai kejanggalan menyebabkan Sigit mendesak Sambo untuk bercerita lebih jujur. Ia mengaku sudah dua kali bertanya sembari menegaskan siap mengusut kasus penembakan Brigadir J tanpa pandang bulu, tetapi Sambo tak bergeming.

Bahkan, tidak main-main, Sigit menyebut Sambo sampai pernah bersumpah di hadapannya untuk menegaskan kalau dirinya tak terilbat dalam penembakan Brigadir J.

"Jadi memang saat itu saya sudah sempat bertanya, bahkan dia bersumpah," ucap Sigit lebih lanjut.

Baca Juga: Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan Walau Terancam Hukuman Mati, Jenderal Listyo Awas Telan Ludah Sendiri

Sambo terus mempertahankan keterangannya tersebut meski tersangka saat itu, Bharada E, sudah mulai bersikap kooperatif dan mengganti keterangannya.

"Terakhir pada saat Richard (Bharada E) sudah mulai berubah keterangannya, saya panggil. Sebelumnya (sudah) dihubungi dengan telepon dengan loudspeaker, dia masih tidak mau mengakui," kata Sigit, dikutip Suara.com pada Kamis (8/9/2022).

Baca Juga: Bank Jateng Perluas Layanan Perbankan Hingga Ke Universitas Indonesia

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: