Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bukan Kaleng-Kaleng! Baru Seumur Jagung Ganti Nama, Perusahaan Milik Konglomerat Hary Tanoe Sudah Dapat....

Bukan Kaleng-Kaleng! Baru Seumur Jagung Ganti Nama, Perusahaan Milik Konglomerat Hary Tanoe Sudah Dapat.... Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Baru seumur jagung sejak berganti nama dari PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk menjadi PT MNC Energy Investment Tbk (IATA), perusahaan milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo ini sudah mendapatkan nilai kontrak fantastis. Manajemen menyampaikan, IATA meraih kontrak penjualan batu bara senilai US$108,42 juta. 

Nilai tersebut merupakan akumulasi dari nilai kontrak IATA bersama tiga pihak pembeli, yakni SAII Resources Pte Ltd, Visa Resources Pte Ltd, dan CPTL Pte Ltd. IATA dan ketiga pihak tersebut resmi menandatangani perjanjian jual beli di Bali pada 19 September 2022. Jika dirincikan, nilai kontrak dari masing-masing pihak pembeli ialah US$27,105 juta, US$27,105 juta, dan US$54,210 juta.

Baca Juga: Ikuti Jejak Jahja Setiaatmadja, Para Direksi BCA Kompak Jual Saham BBCA! Begini Rincian Transaksinya!

Tak hanya itu, CPTL Pte Ltd juga akan berinvestasi dalam pembangunan jalan angkut dan konveyor pelabuhan PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC), salah satu anak perusahaan BCR, untuk mendorong efisiensi produksi dan transportasi, dengan perkiraan investasi senilai US$10 juta. Manajemen menyebut, capaian kontrak pembelian jangka panjang ini mencerminkan kepercayaan terhadap operasional tambang IATA.

"IATA akan terus mengantisipasi lebih banyak kontrak di masa depan seiring dengan peningkatan produksi," ungkap manajemen dalam keterbukaan informasi, Selasa, 20 September 2022.

Baca Juga: Ekonomi Terus Membaik, BCA Optimistis Kredit Konsumer Tumbuh Positif

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Advertisement

Bagikan Artikel: