Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soroti Kebijakan Pemerintahan Jokowi Terkait UMR, Rizal Ramli: Kok Tega, Ngakunya Pancasila...

Soroti Kebijakan Pemerintahan Jokowi Terkait UMR, Rizal Ramli: Kok Tega, Ngakunya Pancasila... Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ekonom Senior, Rizal Ramli kembali menyoroti kebijakan dari pemerintahan dibawah kendali Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kali ini dirinya menyoroti rencana akan penetapan Upah Minimum Regional (UMR) yang mulai akan dikaji pemerintah.

Baca Juga: Termasuk Syarat Buat Anies, NasDem Ingin Capres yang Lanjutkan Program Jokowi, Rizal Ramli Cuma Bisa Ketawa

Dirinya berharap ada kenaikan signifikan akan hal tersebut, mengingat angka inflasi yang naik drastis dan keputusan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Tahun lalu rata-rata upah (UMR) hanya naik 1,09% pertahun, inflasi makanan sudah 11.5% dan bisa cepat naik ke 15% akibat kenaikan harga BBM & pelemahan rupiah," kata Rizal dikutip Fajar.co.id di akun Twitter miliknya, Rabu (28/9/2022).

Mantan Menko Perekonomian itu menyebutkan jika kenaikan UMR tahun ini masih sama tahun-tahun sebelumnya, pemerintah bisa dicap melakukan pemiskinan buruh.

Bahkan dirinya mempertanyakan kebijakan pemerintah yang mengaku Pancasilais.

Baca Juga: Ucapan Luhut Kena Ulti Rizal Ramli: BJ Habibie Presiden Non-Jawa Unggul Demokratis!

"Ini namanya ‘program pemiskinan masal buruh’ ? Kok tega, ngakunya Pancasila, ngakunya merah putih ? Pancasila jangan slogan!," sebutnya.

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: