Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

13% Penduduk Indonesia Alami Diabetes, Kenali Penyebabnya

13% Penduduk Indonesia Alami Diabetes, Kenali Penyebabnya Kredit Foto: Pexels/Artem Podrez
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyoroti makanan dan minuman yang memiliki kadar gula tinggi dan berpotensi menimbulkan penyakit diabetes.

Budi mengungkap 13% dari penduduk Indonesia mengalami penyakit diabetes tiap tahunnya. “Memang diabetes di Indonesia naik tinggi dari tahun ke tahun. Terakhir saya lihat 13% dari penduduk Indonesia itu diabetes,” kata Budi di Jakarta, Senin (26/9/2022).

Berdasarkan laporan International Diabetes Federation (IDF) jumlah penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai 28,57 juta pada 2045. Jumlah ini lebih besar 47% dibandingkan dengan jumlah 19,47 juta pada 2021.

Jumlah penderita diabetes pada 2021 tersebut meningkat pesat dalam sepuluh tahun terakhir. Penderita diabetes tercatat meroket 167% dibandingkan dengan jumlah penderita diabetes pada 2011 yang mencapai 7,29 juta.

Peningkatan jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan antara 2000 hingga 2011. Dalam periode tersebut, jumlah penderita diabetes meningkat 29% dari 5,65 juta pada 2000.

Mengenai penyakit diabetes, Pengurus Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dr Syifa Mustika menjelaskan penyakit ini terjadi karena kekurangan hormon yang dihasilkan dari kelenjar pankreas yang ada dalam tubuh yang fungsinya melakukan regulasi dari gula darah atau dikenal hormon insulin.

Penyakit diabetes terkenal memiliki dua tipe. Tipe pertama yaitu diabetes miletus I ini disebabkan gangguan atau kekurangan dari produksi hormone insulin yang bersifat absolut. Jadi sejak lahir memang sudah tidak bisa diproduksi. 

“Kedua, diabetes miletus tipe II tipe ini paling banyak terjadi. Penyebabnya produksi insulin berkurang karena banyak faktor seperti usia, metabolisme dan gangguan lain. Jadi terjadi resistensi dari insulin, ia ada tapi tidak bekerja sebagaimana mestinya untuk meregulasi gula darah,” kata dr Syifa Mustika .

Penyakit ini, ungkap dr Syifa, dapat menyerang siapa saja tanpa terkecuali. Misalnya diabetes miletus tipe I terjadi sebab faktor genetik atau punya keturunan diabetes.  

Kemudian orang-orang dengan gangguan metabolik seperti badan gemuk, makanan cepat saji atau junk food, jarang olahraga, konsumsi obat-obatan di luar resep dokter yang mengandung jamu, steroid, hormon dan penyakit lain yang bisa sebabkan diabetes.

Baca Juga: AASI Dorong Unit Usaha Syariah Asuransi Segera Spin Off

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: