Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Permintaan Tinggi, Prospek Bisnis Jamur Menggiurkan

Permintaan Tinggi, Prospek Bisnis Jamur Menggiurkan Kredit Foto: Antara/Syifa Yulinnas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah mengatakan prospek bisnis jamur menggiurkan karena mengandung banyak protein, hampir sama dengan protein hewani. Daging jamur, khususnya jamur merang memiliki semua kandungan asam amino essensial yang terdapat dalam telur bahkan untuk kandungan lysine dan histidinennya lebih tinggi daripada telur.

Adapun jamur merupakan saprofit pada bahan-bahan organik yang telah mati yang terbukti memiliki banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia.

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementrian Pertanian Prihasto Setyanto mengatakan, untuk mendukung pengembangan jamur, pihaknya telah memberikan bantuan Kubung Jamur maupun bangsal pascapanen dan pengolahan hasil jamur pada beberapa petani yang saat ini ada yang sudah mengembangkannya secara komprehensif hulu hingga hilir.

“Peluang bisnis jamur tiram saat ini cukup menjanjikan. Banyaknya permintaan baglog untuk pembesaran jamur dari para petani jamur saat ini sudah melebihi jumlah pasokan. Oleh karena itu, membuat usaha ini sangat potensial untuk dikembangkan,” ungkap Prihasto, kemarin.

Sekretaris Direktoral Jenderal Hortikultura, Kementan, Retno Hartati Sri Mulyandari menuturkan, permintaan baglog jamur tiram saat ini sebenarnya sudah mencapai 50.000 lebih di wilayah Purwakarta.

Baca Juga: Bank Sentral Perkirakan Tekanan Inflasi Berpotensi Meningkat di Oktober 2022

Meski demikian, sampai saat ini baru terpenuhi 20.000 baglog. Sehingga bisnis usaha untuk pengembangan jamur masih sangat prospektif. Dia menerangkan, melalui Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementan mendukung pengembangan jamur tiram di Kabupaten Purwakarta, salah satunya melalui pemberian bantuan fasilitasi sarana budidaya jamur berupa kubung jamur budidaya.

“Bantuan Kubung dari Ditjen Hortikultura pada 2020 untuk Rumah Jamur Fahira, diberdayakan untuk penyimpanan baglog jamur siap produksi. Kami sangat mengapresiasi upaya Rumah Jamur Fahira dalam mengembangkan komoditas jamur,” imbuh Retno.

Baca Juga: Hingga Oktober 2022, Volume Transaksi QRIS Bank Mandiri Tembus Rp 2,6 Triliun

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: