Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

OJK dan Industri Fintech Dorong Kepercayaan Platfom Digital dengan Identitas Digital yang Aman

OJK dan Industri Fintech Dorong Kepercayaan Platfom Digital dengan Identitas Digital yang Aman Kredit Foto: Fajar Sulaiman
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dalam upayanya mendorong hadirnya ekosistem layanan digital yang tidak hanya inovatif namun juga memprioritaskan aspek perlindungan konsumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah kembali menyelenggarakan acara tahunan OJK Virtual Innovation Day 2022 pada 10 Oktober lalu yang pelaksanaanya berkolaborasi dengan Asosiasi Finterch Indonesia (AFTECH) dengan mengangkat topik Building Trust in Digitak Financial Ecosystem.

"OJK menyadari bahwa keamanan sangat penting dalam hal membangun ekosistem keuangan digital Indonesia, di mana semua pemain harus bisa saling percaya. Kemampuan untuk memverifikasi data pengguna dan menerapkan tanda tangan secara digital, itu bisa membangun satu mekanisma yang dapat dipercaya konsumen menggunakan platform digital," tutur Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar dalam pernyataan media pada Selasa (18/10/2022).

Ia melanjutkan, "hal ini juga dapat memberikan rasa kepercayaan konsumen ketika melakukan transaksi digital, serta dapat meningkatkan kesadaran dari konsumen untuk mengelola risiko di dalam ekosistem digital."

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan, GoTo Financial Bersama OJK Hadirkan Program Edukasi FinanSiap

OJK menyadari bahwa perlunya membangun digital trust system agar dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terkait data, aset, dan privadi yang dikelola secara aman sehingga masyarakat dapat dengan nyaman memanfaatkan layanan digital di industri keuangan. Dalam memperkuat digital trust system ini, OJK bersama dengan industri fintech telah menaruh perhatiannya terhadap inovasi teknologi yakni pada identitas digital seperti sertifikat elektronik yang dapat digunakan untuk proses verifikasi identitas secara online maupun tanda tangan elektronik.

Memberikan dukungan penuh pada kebijakan OJK, VIDA sebagai penyedia identitas digital terpercaya yang aman pun turut memberikan kontribusinya dalam hal ini. Founder & Group CEO VIDA, Niki Luhur menyampaikan, "proses yang dilakukan VIDA untuk meningkatkan terust pada ekosistem keuangan digital yakni menegaskan apakah pengguna itu adalah orang sah atau tidak, dan dengan proses dan data, dan sumber data yang sah, dan cara untuk mengakses plaform secara sah."

Dalam hal ini, VIDA memastika proses verifikasi dan autentikasi dalam verifikasi identitas seamless dan simpel sehingga tidak hanya memudahkan konsumen, namun juga dapat meningkatkan skala bisnis platform digital. Saat ini, VIDA telah mendorong otomatisasi 95% proses verifikasi berbasis video call pada beberapa bank digital dan neobank dalam negeri untuk bertransformasi menjadi on boarding secara digital sepenuhnya.

Tidak hanya itu, VIDA juga telah berhasil mendukung lima kali pertumbuhan pengguna platform dalam memverifikasi identitas dengan rata-rata semua proses verifikasi identitas tersebut dapat dilakukan kurang daru dua detik sehingga dapat mendorong efisiensi dan pertumbuhan bisnis.

"Kami memastikan bahwa proses harus aman dan simpel sehingga dapat membuat proses onboarding pengguna di platform digital menjadi lebih mudal. Hal ini dapat terjadi tentunya melalui perhatian dan kerja sama dari pemerintah khususnya OJK dan Kominfo untuk mendorong pola bisnis dan inovasi yang luar biasa," pungkas Niki.

Baca Juga: Hijra Bank Bidik 1 juta Pengguna Pada 2024

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News.

Penulis: Tri Nurdianti
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: