Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soal Kasus Gagal Ginjal Akut, PT Konimex Buka Suara

Soal Kasus Gagal Ginjal Akut, PT Konimex Buka Suara Kredit Foto: Unsplash/Robina Weermeijer
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Konimex buka suara soal kasus gagal ginjal akut (AKI) terkait penggunaan obat dalam bentuk sirup dengan kandungan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang beredar.

PT Konimex menyatakan bahwa seluruh obat dalam bentuk sirup yang kami produksi tidak menggunakan bahan baku EG dan DEG.

"PT Konimex senantiasa memastikan bahan baku yang digunakan dari mitra pemasok yang telah bermitra selama puluhan tahun, memenuhi persyaratan sesuai buku standar obat yang dikeluarkan oleh badan resmi Pemerintah (Farmakope)," kata Rachmadi Joesoef, Chief Executive Officer PT Konimex, dalam keterangan tertulis yang diterima Warta Ekonomi, Jumat (21/10/2022).

Baca Juga: Antisipasi Gagal Ginjal Misterius pada Anak, Masyarakat Diimbau Terapkan Gaya Hidup Bersih dan Sehat

Rachmadi mengaku mendapat SK BPOM RI Nomor: R-PW.01.12.35.352.10.22.1698 tentang Penghentian Produksi, Distribusi, dan Penarikan Kembali (recall) Obat pada 20 Oktober 2022.

Merespons SK tersebut, saat ini Perusahaan tengah mempersiapkan langkah untuk melakukan penghentian produksi, distribusi dan penarikan kembali (recall) produk Termorex Sirup 60ml dengan nomor batch: AUG22A06, sesuai surat edaran dari BPOM.

"Kami senantiasa menjamin keamanan dan kualitas bahan baku, proses produksi dan distribusi seluruh lini produknya sesuai dengan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), termasuk produk Termorex yang pertama kali diproduksi 34 tahun lalu," ungkap dia.

Rachmadi menyatakan PT Konimex tengah berkoordinasi dengan BPOM RI dan pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa seluruh produk Konimex dalam sediaan sirup telah melalui proses produksi sesuai Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan aman untuk dikonsumsi sesuai anjuran. 

"PT Konimex juga senantiasa mematuhi segala kebijakan dan aturan yang ditetapkan pihak berwenang, guna memastikan semua lini produk kami aman dikonsumsi masyarakat," tuturnya.

Baca Juga: Industri Perkebunan Berpegang Teguh Pada Konsep Bisnis Berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel: